6 Bocah di Tasikmalaya Jadi Korban Seks Menyimpang Temannya

TASIKMALAYA- Enam anak yang diduga jadi korban sodomi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat datangi Mapolres Tasikmalaya setempat untuk melapor, tadi siang. Diduga pelaku masih di bawah umur dan merupakan teman sekolah para korban.

Ya, enam anak yang diduga jadi korban sodomi di dampingi orang tua dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, datangi Mapolres setempat untuk melaporkan dugaan sodomi yang minimpa anak-anak tersebut.

Satu persatu korban didampingi orang tuanya dan KPAID dimintai keterangan seputar kejadian seks menyimpang yang dilakukan pelaku.

Selain dimintai keterangan anggota Unit PPA Satreskrim, rencananya korban juga akan diperiksa kejiwaan oleh psikiater. Hal ini dilakukan untuk mengungkap unsur paksaan dan rayuan dalam tindak asusila tersebut.

Tak hanya mengeluh sakit dibagian dubur, korban biasanya lebih murung dan takut didekati orang asing, terlebih oleh pelaku.

Saat ini pihak KPAID Kabupaten Tasikmalaya masih melakukan pendalam kasusnya serta menunggu korban lain yang takut melapor ke polisi.

“Tiga hari lalu KPAI menerima laporan jika di salah satu Desa di Singaparana ada tindakan dugaan seks menyimpang yang pelakunya anak berusia 10 tahun. Jumlah korban enam orang. Sebagai upaya tindak lanjut kasus ini, saya mendampingi para korban lapor polisi,” kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto.

Tetangga korban diharapkan terbuka jika anaknya jadi korban prilaku seks menyimpang yang dilakukan pelaku. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web