Adik Kakak Kompak Produksi dan Edarkan Uang Palsu

TASIKMALAYA-  Butuh uang untuk bayar utang persalinan istri, adik-kakak di Kabupaten Tasikmalaya, produksi dan edarkan uang palsu. Modus pelaku dengan membelanjakan uang palsu pecahan Rp 10 ribu di warung yang jauh dari keramaian kota.

Ya, Nanang dan Dayat harus berurusan dengan anggota Reskrim Polres Tasikmalaya. Kakak beradik asal Cisaruni, Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya ini nekat memproduksi dan mengedarkan uang palsu pecahan Rp 5 ribu serta Rp 10 ribu.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Atma Pribadi, uang palsu tersebut bahan bakunya menggunakan kertas layangan yang diprint tinta berwarna. “Memang sepintas uang palsu produksi pelaku menyerupai aslinya. Namun, kertasnya lebih tipis. Tanpa hologram dan logo Bank Indonesia serta nomor serinya sama,” kata Kasat, kemarin siang.

Modus pelaku sengaja membelikan uang palsu di warung yang jauh dari keramaian kota dengan sasaran warung kecil.

Hal tersebut dilakukan karena pedagang kecil jarang melakukan pengecekan uang yang diberikan konsumen. Total uang palsu yang sudah diedarkan mencapai Rp 1 juta.

Dihadapan polisi, peaku mengaku nekat memproduksi dan edarkan uang palsu karena memiliki hutang. Nanang memiliki hutang bekas persalinan istrinya sepekan lalu di rumah sakit, sebesar Rp 500 ribu.

Penghasilannya sebagai penjual ayam goreng dirasa tidak cukuo hingga dirinya edarkan uang palsu dengan bantuan kakaknya. Polisi menyita uang palsu pecahan Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu sebanyak belasan lembar. Selain itu sejumlah barang yang dibeli dari warung, uang receh, sepeda motor serta alat printer turut disita polisi.

Akibat perbuatanya, kakak beradik berkepala plontos ini harus mendekam dibalik jeruji besi. Keduanya diancam kurungan lima belas tahun kurungan penjara. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web