Catatan Akhir Tahun- “Adik Bunuh Kakak”

Laporan:S Munawar
KISAH pembunuhan dalam keluarga, menjadi buah bibir di tahun 2017. Hanya gara gara sang korban diminta ibunya cepat nikah karena sudah cukup umur, korban tersinggung dan mengamuk. Adiknya yang tidak tega ibunya jadi korban penganiayaan membela. Sang kakak pun tewas berkubang darah disaksikan ibunya.

Inilah drama pembunuhan yang membuat publik terhenyak.

Kisah pertikaian adik kakak di Kampung Sukarindik, Bungursari, Kota Tasikmalaya ini harus dijadikan cermin. Orang tua harus bijak dalam memberikan kasih sayang.

Awalnya korban dianggap tewas seperti biasa. Setelah beberapa hari muncul informasi terkait korban, ternyata tewas dibunuh.

Informasi tewasnya korban sampai di telinga Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukarindik Polsek Indihiang, Bripka Dini Aprilia. Polisi Wanita (Polwan) yang getol saba ke rumah warga ini mendapat informasi jika ada kejanggalan dengan kematian Hamdan (41) warga Kampung Sukarindik, Bungursari, Kota Tasikmalaya. Dini sigap.

Dia berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Indihiang Iptu Nandang Rohman. Akhirnya dilakukanlah penyelidikan dan terungkap jika korban tewas dibunuh adiknya, DP (27).

Menurut DP sang kakak kerap membuat malu keluarga. Selain suka mabuk-mabukan minuman keras (miras) dia juga sering membawa perempuan ke rumah.

“Makanya ibu meminta kakak cepat menikah. Agar tidak ada fitnah dari tetangga. Tapi dia malah ngamuk dan hendak menyerang ibu. Siapa orangnya sih yang akan membiarkan sang ibu jika nyawanya terancam,” kata DP.

Korban meregang nyawa setelah menderita luka parah dibagian kepala atas karena dihantam golok DP. Korban dimakamkan dengan pakaian masih menempel dan kepalanya dibungkus kantong plastik guna meredam darah yang terus mengalir.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Indihiang Iptu Nandang Rohman, peristiwa pembunuhan tersebut sebenarnya terjadi pada 4 Oktober 2017, namun warga baru melaporkan ke pihak polisi pada Senin, 9 Oktober 2017. Hal tersebut karena korban sering melakukan perbuatan yang meresahkan dan selalu mengancam kepada warga dan keluarga sehingga dengan kematiannya warga merasa aman. Nantikan Catatatn Akhir Tahun selanjutnya.***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web