Cuaca Dingin Dongkrak Kenaikan Harga Daging Ayam di Tasikmalaya

TASIKMALAYA- Cuaca dingin yang melanda Tasikmalaya, Jawa Barat dan sekitarnya mendongkrak harga daging ayam di pasar tradisional naik. Pasalnya dengan cuaca dingin membuat ayam rentan mati. Peternak harus mengeluarkan biaya produksi lebih agar ayam produksi mereka bisa bertahan.

Ya, sudah beberapa pekan, harga daging ayam di beberapa produsen di Kota Tasikmalaya, naik. Saat ini harga ayam di Kota Tasikmalaya berkisar Rp 28 ribu perkilogram.

Sementara harga ayam yang sudah dipotong tembus hingga Rp 38 ribu. Harga tersebut naik dari biasa yang berkisar Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu perkilogram.

Kenaikan harga ayam potong sejak awal bulan Juni lalu ini diduga akibat cuaca dingin yang telah mengganggu kesehatan dan produksi ayam.

Cuaca dingin membuat ayam rentan mati, peternak harus mengeluarkan biaya produksi lebih agar ayam produksi mereka bisa bertahan.

“Jika harus memasang pemanas harus dilakukan lima belas hari, padahal biasanya hingga 10 hari, sehingga biaya energi yang dikeluarkan lebih tinggi,” kata seorang distributor daging ayam, Erwin Karyadi, Rabu (25/7/2018) siang.

Para distributor mengaku dengan kenaikan harga ayam ini pihaknya alami penurunan omset hingga 30 persen. Suhu udara di Tasikmalaya belakangan ini lebih dingin dibanding biasanya, yakni mencapai 16,4 derajat celcius.

Para distributor daging ayam berharap pemerintah segera turun tangan untuk atasi kenaikan harga daging ayam. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web