Di Hari Jadi Yang ke 9, KWKT Berbagi Kebahagian Dengan Santri dan Anak Yatim

TASIKMALAYA,- Jika umumnya disetiap Pesantren terbiasa hanya makan dengan menu yang sederhana seperti nasi liwet dengan lauk pauk yang seadanya, Namun pada Selasa sore (28/11) ada yang berbeda. Puluhan santri dan anak-anak yatim piatu di Pesantreneurshipay, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dimanjakan dengan berbagai makanan istimewa yang dijual di cafe, kedai atau restorant sekelas hotel bintang lima.

Berbagai makanan yang disajikan untuk anak yatim, Jompo dan anak-anak thafidz al quran ini sebagai ungkapan rasa syukur dari para pengiat kuliner yang tergabung dalam Komunitas Wisata Kuliner Kota Tasikmalaya (KWKT), dihari jadinya yang ke 9 tahun yang bekerja sama dengan Indonesian Chef Assosiation. Selain berbagi makanan, KWKT juga memberikan sedikit sumbangan untuk para santri, anak-anak yatim dan para jompo.

“Kita ingin berbagi kebahagian dengan para santri dan anak-anak yatim. Yang biasanya mereka makan  sederhana, hari ini kita suguhkan makanan yang dijual di cafe, rumah makan bahkan makanan imfort sekelas hotel bintang lima, “ Ujar Tetep Rudiana, Ketua pelaksana Hari Jadi KWKT yang ke 9 saat ditemui Jabarklik di Manonjaya.

Berbagai makanan ala Indonesia, Korea, Jepang, India dan Eropa seperti Black Papper Beef,  Oseng Pakchoy Oriental, Nasi Goreng Baso, Ice Cream, Martabak Siram, Zupa Soup, Puding , Thai Tea, Pizza, Baso Gejrot, Pisang Ijo Makasar, Cilok disajikan KWKT untuk par penghafal Al quran.

“semua makanan ini titipan dari para anggota. Ini sebagai kontribusi semua anggota KWKT dalam Berbagai dengan anak yatim, para penghafal Al quran dan jompo “ kata Tetep.

Dijelaskan Tetep. Selama ini KWKT sudah memberikan banyak kontribusi untuk para penggiat kuliner dalam mengembangkan usahanya seperti sharing bisnis, memfasilitasi dengan instansi, memfasilitasi event atau bazar.

“ Sudah menjadi kewajiban kita kedepannya untuk melakukan promosi berbagai macam  Kuliner , serta memberikan edukasi makanan baik kepada para penggiat atau masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, tujuannya agar lebih tau apa yang di inginkan oleh masyarakat saat ini.” Jelas Tetep. (BP)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web