Ini Tanggapan Kejati Jabar Terkait Dugaan Korupsi di RS Dokter Sukardjo Tasikmalaya

BANDUNG – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menerima pelaporan kasus korupsi Rumah Sakit Dokter Sukardjo Kota Tasikmalaya oleh Ketua Yayasan Bumi Priangan, Sigit Wahyu Nandika. Dalam laporannya, Sigit menyampaikan banyak pejabat daerah yang terlibat dalam kasus ini. Bahkan mantan Walikota Tasikmalaya siap menjadi saksi dalam kasus korupsi rumah sakit.

Ya, Ketua Yayasan Bumi Priangan membuat laporan kepada Kejati Jawa Barat terkait kasus korupsi yang terjadi di Kota Tasikmalaya. Dalam laporannya Sigit menyerahkan beberapa berkas, terkait praktek korupsi yang terjadi di Kota Tasikmalaya.

Dalam laporannya kepada pihak Kejati Jawa Barat, Sigit menjelaskan banyak para pejabat daerah di Kota Tasikmalaya yang terlibat dalam kasus ini. Bahkan mantan Walikota Tasikmalaya siap menjadi saksi atas pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh sejumlah para pejabat Pemkot Tasikmalaya, dalam anggaran yang dibuat tahun 2015.

Pihak kejaksaan tinggi melalui Kasi Penhum, Raymond Ali menerima laporan terkait penyelewangan dana fasilitas di Rumah Sakit Dokter Sukardjo Kota Tasikmalaya. “Kita akan mendalami lebih lanjut kasus tersebut dan akan menurunkan inteligent untuk mendalami kasus penyelewangan dana fasilitas rumah sakit Dokter Sukardjo Tasikmalaya,” kata Raymond, Rabu (8/3/2017) siang.

Dengan diterimanya laporan kasus penyelewangan dana fasilitas rumah sakit ini diharapkan Kota Tasikmalaya menjadi kondusif dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dengan cepat bisa merespon dan mengusut tuntas kasus korupsi tersebut. Pasalnya dalam kasus itu telah merugikan ratusan miliyar rupiah uang negara dan melibatkan sejumlah pejabat daerah. (LUR)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web