Kelompok Pemuda Bersamurai Serang Penghuni dan Rusak Kosan

TASIKMALAYA- Aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok orang mengendarai delapan sepeda motor terjadi di Tasikmalaya, Minggu (21/1/2018) siang. Mereka menyerang sebuah kosan di Kampung Sukajaya Paseh, Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Akibat penyerangan tersebut beberapa orang terluka sabetan senjata tajam dan kaca jendela bagian depan hancur berantakan.

Menurut salah seorang korban yang juga penghuni kosan, Yogi alias Ahong, aksi penyerangan dilakukan secara tiba-tiba. Kala itu Ahong tengah berkerumun dengan beberapa orang temannya di teras kosan. Sementara istrinya di dalam kamar tertidur pulas. Jam menunjuk pukul 01.10 WIB. Tiba tiba dari kejauhan terlihat rombongan sepeda motor masuk jalan setapak menuju kosan.

Awalnya Ahong mengira itu adalah teman satu pekerjaan di pasar Induk Cikurubuk yang hendak berkunjung. Namun setelah mereka turun dari sepeda motor yang diantaranya membawa senjata tajam golok dan samurai, langsung menyerang.

“Mana Ahong? Mana Ahong?,” bentaknya.

Ahong pun jadi bulan-bulanan pengeroyokan. Namun dia tak kehilangan akal, Ahong berteriak maling. Karuan kelompok penyerang ini berhamburan melarikan diri. Sekitar empat unit sepeda motor ditinggalkan pelaku.

Akibat penyerangan ini tiga orang teman Ahong dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Dokter Soekarjo Tasikmalaya karena disabet senjata tajam.

Tak lama anggota dari Polsek Cihideung yang dipimpin Kapolsek Kompol Setiyana, tiba di lokasi kejadian. Karena tempat kejadian masuk wilayah hukum Polsek Mangkubumi, akhirnya Setiyana melimpahkan penanganan aksi brutal ini ke Polsek Mangkubumi.

Saat itu juga beberapa unit sepeda motor yang ditinggalkan pelaku dibawa ke Makopolsek Mangkubumi. Guna kepentingan penyelidikan beberapa korban pun diminta keterangan di Makopolsek.

Menurut Ahong, dirinya mengenal beberapa orang yang menyerangnya. Diantarannya anggota geng motor XTC. “Saya juga tidak memungkiri aksi penyerangan itu dipicu dari keributan di Clasik Karaoke. Yang menyerang sekitar 10 orang. Mereka mengendarai delapan unit sepeda motor,” ucap Ahong.

Ditambahkan Ahong berawal kala ia diminta bantuan oleh kakaknya karena dikeroyok di tempat karaoke tersebut. Setelah dicek Ahong ternyata benar, kakaknya tengah terjepit dalam suatu perkelahian tidak seimbang. Beruntung Ahong dan beberapa Satpam Clasik Karaoke berhasil melerai.

“Saya bermaksud berbaik hati dengan membawa masalah keributan di tempat karaoke itu di kosan saya. Karena mereka juga masih teman teman kakak saya. Makanya saya sengaja membawa satu unit sepeda motor milik pelaku, agar mereka mau datang. Tapi Rupanya mereka enggan berdamai. Buktinya malah menyerang saya dan teman-teman saya yang tidak berdosa secara sporadis,” ujar Ahong.

Hingga berita ini diturunkan para pelaku penyerangan masih dalam pengeajaran anggota Unit Reskrim Polsek Mangkubumi. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web