Koalisi Perubahan Tidak Akan Serius Menyikapi Pelanggaran Pilkada

TASIKMALAYA – Koalisi Perubahan (PAN, Partai Demokrat, PKS dan Partai Gerindra) tidak akan menyikapi indikasi pelanggaran dalam Pilkada Serentak 2017. Pasalnya, koalisi yang mengusung paslon Walikota/Wakil Walikota Tasikmalaya nomor urut 3 Dede-Asep, susah mengendalikan secara utuh pelanggaran tersebut. Hal tersebut dikemukakan Ketua Koalisi Perubahan KH TB Miftah Fauzi, kepada wartawan di kediamannya, Selasa (14/2) siang.

Menurut Miftah, dalam kenyataannya selalu saja ada yang tidak diharapkan karena menyangkut pada tingkat partisipasi masyarakat. Pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin meminta Panwas atau pihak yang berkompeten bertindak tegas jika menemukan pelanggaran Pemilu.

“Temuan tingkat partisipasi dari seseorang itu akan muncul. Tapi pihak koalisi tidak akan menanggapi secara serius. Pasalnya, pelanggaran itu bisa saja dilakukan oleh semua pasangan dan Koalisi Perubahan menyikapinya secara dewasa serta tidak emosional,” kata Miftah.

Hal yang sama juga ditegaskan Relawan Dede-Asep, Sigit Wahyunandika, relawan Dede-Asep akan menahan diri jika menemukan pelanggaran Pilkada. “Kita lebih menghargai Panwaslu dan aparat terkait,” ucap Sigit.

Ditambahkan Sigit, secara emosional pendidikan politik pada masyarakat sangat mengkhawatirkan. Diharapkan ke depan perlu formula khusus bukan hanya dari sisi peraturan KPU tapi sisi kultur dan tokoh lintas sektor guna memberikan penyadaran kepada publik.

“Misal memasuki masa tenang atau masa refresh harusnya digunakan orang untuk berfikir secara jernih tentang pilihan ideal. Ya, jangan dinodai dengan kegiatan-kegiatan yang sesungguhnya dilarang oleh aturan guna terciptanya kondusifitas di Kota Tasikmalaya,” ujar Sigit.

Dikatakan Sigit secara teologis yang menang itu sudah ditentukan oleh Allah. Semua kegiatan dari seluruh pasangan adalah bentuk ikhtiar dan upaya yang maksimal. Kita, kata Sigit, harus yakin partisipasi masyarakat untuk memilih itu sebuah bentuk tanggungjawab terhadap bangsa dan negara. (DWI) ***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web