Korban Goa Badak Bantarkalong Jalani Otopsi di RSU Dokter Soekarjo Tasikmalaya

TASIKMALAYA- Satu dari empat mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Garut yang terjebak dalam Goa Badak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal dunia.

Guna kepentingan otopsi, Senin (19/22/2018) dinihari, jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Dokter Soekarjo Tasikmalaya.

Jenazah Aminudin, salah seorang mahasiswa STT Garut yang tewas di dalam Goa Badak Cisaronge, Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dibawa ke Kamar Mayat RSUD Dokter Sukarjo Kota Tasikmalaya.

Aminudin, adalah salah satu dari empat mahasiswa yang tewas terjebak di dalam Goa Badak di kawasan Desa Wakaf Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Petugas medis tidak menemukan luka bekas penganiayaan di tubuh korban.

Meski demikian, pihak keluarga  meminta untuk dilakukan otopsi.

Aminudin, bersama dua puluh mahasiwa lainnya yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) STT Garut mengikuti Mabim Caving di kawasan Goa Badak yang terbilang angker.

Dalam salah satu kegiatan tersebut, korban dan empat temannya malah terjebak dalam goa dengan kedalaman 35 meter. Tim SAR gabungan sempat mengalami kesulitan mengevakuasi korban karena medan yang cukup berat.

Tiga mahasisw yang selamat dari maut ini yakni Ade Marjanudin, Deni Ramdani dan Rodiaman.

Kini ketiganya masih dalam pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. (SZM)***

Simak Video Lengkapnya

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web