Modus Meminta Sumbangan Masjid, 3 Pemuda di Banjar Dibekuk Polisi

BANJAR – Penipuan berkedok bantuan pembangunan rumah ibadah diungkap Polres Banjar, Jawa Barat. Modus pelaku dengan cara keliling meminta sumbangan gunakan kendaraan lengkap dengan spanduk, profosal dan kotak amal.

Dua orang laki-laki asal Pakenjeng, Garut ini harus berurusan dengan anggota Reskrim Polresta Banjar, Jawa Barat. Bersama seorang sopir yang diperiksa terpisah, mereka nekat melakukan penipuan berkedok sumbangan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Syahroni, ketiganya berpura pura meminta sumbangan untuk pembangunan masjid serta tempat pendidikan agama secara keliling. Selain membawa profosal, pelaku juga menggunakan kendaraan lengkap dengan spanduk serta kotak amal.

Namun, setelah diperiksa ternyata profosal serta surat izin meminta sumbangan sudah kadaluarsa. Terlebih lagi dari dalam kendaraan mini bus ditemukan alat pancing serta kunci leter T.

Terbongkarnya kasus penipuan dengan kedok sumbangan berawal dari kecurigaan warga serta petugas di lapangan. Dihadapan polisi, pelaku mengaku baru satu kali keliling di Kota Banjar untuk meminta sumbangan.

“Kita terima laporan warga dan anggota Reskrim melakukan penyelidikan. Akhirnya, kemudian ditemukan kendaraan mencurigakan ternyata ada sejumlah uang, profosal, serta kotak amal ini dijadikan kegiatan untuk cari uang,” kata Kasat, Jum’at (24/3/2017) petang.

Polisi menyita barang bukti berupa profosal, uang recehan senilai ratusan ribu rupiah, sejumlah kartu tanda pengenal serta kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Polisi masih menyelidiki kemungkinan pelaku merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor karena ditemukan kunci leter T. Jika terbukti bersalah, ketiga pelaku terancam kurungan diatas lima tahun penjara. (CUU)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web