Motif Pasutri Mempertontonkan Hubungan Intim Kepada Sejumlah Bocah di Tasikmalaya, Masih Didalami Polisi

TASIKMALAYA- Pasangan suami istri Kus (25) dan Lia (24) yang mempertontonkan adegan ranjang kepada sejumlah bocah di sekitar rumahnya, kini masih dalam pemeriksaan anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro pihaknya telah menerima pelimpahan laporan tentang dugaan tindakan pornografi di wilayah Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya yang dilakukan pasutri berinisial Kus dan Lia.

“Menurut saksi, pelaku mengajak anak di bawah umur untuk nonton hubungan intim yang bersangkutan. Mereka dipungut bayaran berupa uang Rp 5 ribu atau bayar dengan kopi, mie isntan dan rokok. Ya, pelaku diamankan dan sudah ditetapkan tersangka,” kata Dadang, Kamis (20/6/2019) siang.

Untuk motifnya, tambah Dadang, pinyidik masih kesulitan menentukannya karena pasutri banyak bungkam. Malah ketika didesak pertanyaan, Lia memilih menangis sesenggukan. Beberapa kali dia berteriak histeris hingga mengundang kekagetan petinggi di Makopolres Tasikmalaya.

Malah ketika hendak dijebloskan ke penjara, Lia lemas dan langkahnya beberapa kali terhenti sehingga Kus terpaksa memapahnya untuk menuju jeruji besi.

Kelakuan tidak pantas pasutri itu diketahui setelah seorang anak menceritakan kejadian kepada seorang guru ngaji di kampung itu.
Menurut Ato Rinanto, ada sekitar tujuh orang anak yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar yang menjadi korban perilaku seks menyimpang pasutri tersebut.

“Bocah yang menonton berusia antara 12 dan 13 tahun. Adegan ranjang itu dilakukan di kamar rumah pasutri tersebut,” ujar Dadang.

Dalam kasus ini Kus dan Lia dijerat Pasal 36 Undang Undang nomor 4 tahun 2008, tentang pornografi dengan ancaman 10 tahun penjara. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web