OTT di Panjalu Terkait Penyunatan Dana MTQ

CIAMIS – Operasi tangkap tangan yang dilakukan tim Saber Pungli Jawa Barat diduga terkait Penyunatan Dana Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) yang akan dielenggarakan pada 8 Oktober 2017. Sejumlah barang bukti dan beberapa orang yang terkait diamankan tim Saber Pungli Jawa Barat pimpinan AKBP Memed ini.

Menurut Ketua Badan Pemusyawarahan Desa (BPD) Panjalu Dedi Suandi, setelah para panitia Panitia MTQ dan Kades Panjalu Haris Riswandi diperiksa, teungkap mereka memberi keterangan berbeda.

“Seperti dana untuk kegiatan MTQ di Desa Panjalu sebesar Rp 63 juta. Sebagian panitia menyebutkan Rp 47 juta dan sebagian lagi memberikan keterangan Rp 43 juta,” kata Dedi, Selasa (3/10/2017) siang.

Dari pemeriksaan sementara ini mengindikasikan jika Kades Haris diduga terlibat kuat telah melakukan penyunatan dan penyalahgunaan dana yang bersumber dari Pendaparan Asli Desa (PADes) sejak tahun 2014 hingga 2017. Selain dana MTQ, tim Saber Pungli Jawa Barat juga menemukan kejanggalan pemasukan dana untuk desa dari retribusi pasar dan pariwisata.

Seperti diberitakan sebelumnya tim Saber Pungli Jawa Barat mengamankan sejumlah barang bukti dalam OTT di Bale Desa, Panjalu, Kabupaten Ciamis, Senin (2/10/2017) siang.

Saat tim Saber melakukan penggeledahan dan introgasi, salah satu anggotanya yakni Kompol Suwarna sempat mengusir seorang wartawan televisi nasional. Dia berdalih OTT ini masih dalam tahap penyelelidikan.

Beberapa orang yang berada di Aula Bale Desa adalah panitia penyelenggara MTQ. Mereka berkumpul untuk rapat kerja membahas anggaran bersumber dari PADes sebesar Rp 32 juta lebih. Padahal anggaran sebenarnya Rp 60 juta lebih.

“Yang anggaran Rp 60 juta lebih itu tercantum dalam kode rekening APDes. Di luar itu ada kode rekening lain yakni untuk anggaran kegiatan peningkatan nilai keagamaan desa dalam rangka peringatan tahun baru Islam sebesar Rp 7 juta lebih,” ungkap Dedi.

Selain menyita uang tunai sebesar Rp 10 juta, tim Saber juga mengamankan kwitansi yang berstempel panitia MTQ. Hingga kini tim Saber masih melakukan pengumpulan bukti guna menjerat Kades Haris. (NDI)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web