Paska Polrestabes Surabaya Dibom, Makopolres Tasikmalaya Kota Siaga

TASIKMALAYA- Jajaran Polres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, memberlakukan siaga, pasca teror bom menyerang Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur. Untuk mengantisipasi kejadian serupa seperti bom Surabaya, aparat kepolisian bersenjata lengkap akan disebar ke sejumlah titik objek vital.

Pasca teror bom terhadap tiga gereja di surabaya dan teror bom menyerang Markas Polrestabes Surabaya, jajaran Polres Tasikmalaya Kota, meningkatkan penjagaan. Selain memerintahkan anggota polsek untuk patroli ke gereja-gereja, juga pengamanan gerbang masuk Makopolres Tasikmalaya Kota, ditingkatkan.

Setiap tamu yang masuk, tas dan barang bawaannya diperiksa anggota polisi bersenjata lengkap.

Jajaran Polres Tasikmalaya Kota juga menyebarkan anggotanya di sejumlah titik objek vital. Selain itu daerah-daerah perbatasan juga dijaga ketat polisi.

Untuk ikut bela sungkawa terhadap anggota polisi yang meninggal dunia di Mako Brimob Kelapa Dua, juga dinaikan bendera setengah tiang selama satu minggu.

“Anggota Polres Tasikmalaya Kota beserta Polsek telah mempersiapkan pengamanan guna meningkatkan kewaspadaan di wilayah Kota Tasikmalaya. Kita juga mengibarkan bendera setengah tiang selama satu minggu, dalam ikut belasungkawa atas meninggalnya lima anggota polisi di Mako Brimob,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf.

Seperti diketahui, teror bom kembali terjadi Senin (14/5/2018) pagi. Kali ini, teroris menyerang Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur.
Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung ledakan terjadi sekitar pukul 08.50 WIB.

“Penyerang mengendarai kendaraan roda dua dan roda empat,” ujar Frans di Mapolda Jatim, Surabaya.

Dikatakan Frans, terkait adanya korban, ia memastikan anggota Polrestabes menjadi korban.

Diduga dua motor yang memasuki pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya satu di antaranya membawa bom dan meledakkan diri di depan petugas.

Saat dihentikan ada empat petugas yang bersiaga dan menghentikan kendaraan roda dua dan roda empat untuk mendapat pemeriksaan. Saat menghentikan dua motor, tidak lama kemudian motor tersebut meledak.

Anggota kepolisian yang berjaga menjadi korban. Terlihat ada 4 petugas berjaga ditambah seorang petugas berpakaian biasa. Sedangkan empat pengendara dipastikan tewas. (LIS)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web