Pemilik Pabrik Kulit yang Benteng Bangunannya Longsor Diperiksa Polisi

GARUT – Pemilik pabrik kulit yang benteng bangunannya longsor dan menimpa tiga rumah di Garut, Jawa Barat, Rabu (5/4/2017) siang, diperiksa pihak kepolisian. Belum diketahui apakah terbukti adanya unsur kelalaian pemilik pabrik dalam bencana longsor ini. Namun polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan korban selamat.

Kondisi tiga rumah yang tertimbun reruntuhan longsor benteng pabrik kulit di Kampung Gagak, Lumayung Sukaregang, Garut Jawa Barat, hingga petang kondisinya masih belum dibersihkan. Tanah yang labil serta reruntuhan beton yang masih mengancam longsor susulan, membuat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, tak berani membersihkan sisa puing yang mengubur rumah.

Sebelumnya, dua orang tewas dan empat lainnya luka – luka akibat longsor benteng pabrik kulit tersebut. Pemukiman warga yang tetap berada di bawah benteng pabrik tertimbun, sehingga pemilik rumah tak bisa menyelamatkan harta benda termasuk kendaraan.

Aparat kepolisian kini memeriksa pemilik pabrik kulit yang bentengnya roboh menimpa tiga rumah. Sejumlah saksi dan korban selamat pun dimintai keterangan.

Diduga ada unsur kelalaian dalam bencana ini lantaran sebelum terjadinya bencana warga sekitar telah memprotes jika bahaya longsor akibat benteng yang tingginya 3 meter sudah terlihat tanda – tanda akan roboh.

Belum diketahui apakah pemilik pabrik akan jadi tersangka atau hanya saksi namun pemilik pabrik mengaku akan bertanggungjawab sepenuhnya, termasuk merenovasi rumah yang hancur akibat tertimbun longsoran benteng. (UBA)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web