Pengunjung Asia Plaza Pertanyakan Tarif Ekstra “Goceng” di Area Parkir Khusus Mobil

TASIKMALAYA – Anda mungkin sering berkunjung ke Asia Plaza Kota Tasikmalaya. Bagi yang berkendara roda empat pasti mengetahui lokasi parkir persis di seberang pintu masuk Ground Floor pusat pembelajaan yang diklaim paling tersohor di Priangan Timur ini. Area berbentuk menyerupai bundaran berkapasitas sekitar 40 kendaraan roda empat dengan bentangan tali di pintu masuknya pada hari-hari libur atau akhir pekan bahkan pada jam-jam tertentu selalu dipadati mobil terparkir.

Nah, keberadaan area ‘parkir khusus’ tersebut membuat banyak pengunjung Asia Plaza terperangah dan mengundang tanya dengan dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 5 ribu per mobil di luar tarif parkir progresif.

Galih Sugih (27) warga Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya mengungkapkan kebingungannya, saat itu ia bermaksud hendak membeli beberapa kebutuhan rumah tangga di Super Market Asia Plaza yang terletak di Ground Floor. Dilihat masih ada beberapa ruang parkir kosong, akhirnya ia memasukan mobil yang dikendarainya ke area ‘parkir khusus’ tersebut. Namun ada seorang petugas parkir berseragam menghentikan kendaraannya dan menyodorkan selembar tiket.

Ya, dengan terpaksa meski dihantui kebingungan ia pun merogoh koceknya dan mengeluarkan selembar uang pecahan Rp 5 ribu. Setelah memarkirkan kendaraan, dalam benak Galih timbul beberapa pertanyaan, kenapa ada pungutan di luar tarif progresif yang telah ditetapkan? Apa dasar hukumnya? Bagaimana dengan pemerintah dalam hal ini UPTD Parkir Dinas Perhubungan dan korelasi pajak parkir dengan Dispenda seperti apa?

Saat akan meminta penjelasan pada manajemen Star Parking sebagai pihak ketiga pengelola parkir di Asia Plaza, Jabarklik.com tidak dapat menemui orang yang berkompeten.

“Nanti saja langsung wawancara dengan pak haji. Sekarang tidak ada di kantor,” ucap salah seorang petugas Star Parking, yang enggan menjelaskan siapa sosok pak haji yang dimaksud tadi.

Karena ingin segera mendapatkan penjelasan, akhirnya Jabarklik.com mencoba menemui Kepala UPTD Parkir Dishubkominfo Kota Tasikmalaya Hamzah Diningrat yang saat itu tidak ada di ruang kerjanya. Melalui sambungan telepon, Hamzah mengaku mengetahui dengan adanya area parkir khusus dengan harga di luar tarif progresif. “Namun itu semua sudah menjadi wewenang perusahaan sebagai pihak ketiga,” kata Hamzah.

Menurut Hamzah, dengan diterapkan sistem itu, pihak Star Parking bertujuan untuk mensejahterakan para petugas parkir yang berada di lokasi parkir Asia Plaza. “Mungkin pihak Star Parking mencari formula agar pegawainya bisa sejahtera. Karena jika hanya mengandalkan dari pemasukan tarif parkir saja, dirasa kurang,” ucap Hamzah.

Selama ini pihaknya, kata Hamzah hanya memberikan ijin pengelolaan tempat parkir dan tidak berwenang mengatur internal pihak ketiga. “Itu sah-sah saja, itu mah tergantung pertimbangan dari perusahaan. Tidak ada regulasi yang mengatur itu,” ujar Hamzah.

Sementara itu, Kasi Penagihan dan Pembukuan Dinas Pendapatan Kota Tasikmalaya Amran Saefullah mengungkapkan dinasnya tidak terlibat dalam hal area parkir khusus mobil bertarif Rp 5 ribu di Asia Plaza. Wewenang Dispenda hanya melakukan penagihan pajak sesuai apa yang dilaporkan dari pihak perusahaan, sesuai dengan Perda No 6 Tahun 2012 sebesar 25 persen.”Tapi kita berterima kasih karena sudah mendapatkan informasi tentang itu,” ucap Amran singkat. (DWI)***

One thought on “Pengunjung Asia Plaza Pertanyakan Tarif Ekstra “Goceng” di Area Parkir Khusus Mobil

  1. Sumarna Chandra 14 Maret 2017 at 8:15 pm

    Knp atuh klw tdk sesuai aturan tdk d tindak aja,tdk ada alasan u/ksjhteraan ptgs/krywan???

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web