Polemik PKL Taman Kota. Sempat Bersitegang, Satpol PP Sedikit Melunak

TASIKMALAYA – Perselisihan terkait lapak jualan pedagang kaki lima (PKL) Taman Kota Tasikmalaya belum menemui solusi jitu. Hingga Senin (29/5/2017) sore tadi, Satpol PP mewakili Pemerintah Kota Tasikmalaya masih melakukan negosiasi dengan para PKL yang keukeuh menuntut berjualan di area batu andesit dan sekitarnya.

Alotnya negosiasi menghasilkan keputusan yang sedikit berpihak pada PKL. Satpol PP melunak dengan menggeser batas larangan berjualan sebelah selatan atau dekat tugu adipura.

Ya, batas besi tersebut digeser sedikit masuk ke area batu andesit kurang lebih satu meter, sehingga memperluas area berjualan para PKL walau tetap tidak serta merta dapat masuk di lokasi batu andesit.

Di area lainnya, atau dibatas larangan sebelah utara negosiasi berlangsung alot hingga jelang Adzan Magrib belum juga menghasilkan keputusan yang berpihak pada PKL.

Selain itu, Satpol PP harus bersitegang terlebih dahulu dengan tukang sewa otoped yang memaksa sewaannya tetap dapat memakai area batu andesit sebagai lintasannya.

Akhirnya Satpol PP meminta waktu hingga besok untuk memutuskan terkait itu sesuai dengan kesepakatan antara Pemkot Tasikmalaya dengan Himpunan Pedagang Taman Kota yang dilaksanakan di Aula Balekota Tasikmalaya, Senin (29/5/2017) pagi.

Tukang sewa otoped Bang Nias mengatakan, dia dan yang lainnya akan tetap mengikuti aturan yang ada. Dan bersabar menunggu apa yang akan menjadi keputusan esok hati.

“Kami kan memberikan fasilitas pendukung sarana mainan anak-anak. Kami tidak menghasilkan sampah dan memakan banyak ruang. Untuk itu, kami harap pemerintah mengijinkan kami untuk terus melanjutkan usaha kami di Taman Kota,” ungkapnya.

Disela-sela negosiasi, tampak anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Imran Servia. Politisi Partai Nasdem tersebut berusaha berkomunikasi dengan beberapa pedagang terkait domisili dan apa yang diinginkan para pedagang agar berjualannya nyaman. Selain itu, Imran pun berdialog mencari solusi untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. (DWI)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web