Remaja Mabuk Pil Koplo Mencuri di Warung Pesantren

TASIKMALAYA – Seorang remaja diduga tengah mabuk pil koplo di Kota Tasikmalaya, babak belur dihakimi massa ketika hendak melakukan pencurian di sebuah warung, dinihari tadi. Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan pencurian atas perintah seseorang.

Ya, remaja yang kepergok hendak mencuri di sebuah warung di komplek Pondok Pesantren Silalatul Huda, Paseh, Tugu Raja, Kota Tasikmalaya ini memilih tengkurap di tanah. Meski beberapa kali diperintahkan polisi untuk naik mobil patroli, remaja yang diketahui bernisial Ajmi warga Jl ABR Sangkali Kota Tasikmalaya ini, menolak.

Rupanya pemuda ini baru saja dihakimi masa setelah kepergok hendak mencuri di sebuah warung kelontongan di area pesantren. Beruntung anggota Polsek Cihideung yang tengah patroli datang dan aksi main hakim warga pun berhenti.

Guna menyelematkan nyawa pelaku yang terluka di beberapa bagian tubuhnya, polisi membawanya ke rumah sakit.

Menurut pimpinan Ponpes Silalatul Huda, Aminudin, penangkapan pelaku berawal dari kecurigaan pemilik warung, Nana Metro (48, yang curiga dengan tiga orang remaja berada di depan pintu warung. Melihat si empunya warung datang, dua pelaku secepat kilat kabur.

Sementara satu orang yakni Ajmi, berhasil ditangkap setelah Nana berteriak minta tolong dan warga setempat mengepungnya.

“Aksi pencurian di area pesantren ini memang kerap terjadi dan sasarannya warung kelontongan. Kita tetap memberikan peringatan kepada warga ketika pelakunya tertangkap jangan main hakim. Saya sarankan untuk menyerahkannya ke aparat kepolsian. Hanya saja tadi saya telat diberitahu warga, dan pelaku sudah <kokoronangan
di tanah seperinya mabuk pil dan kadang bicaranya ngawur,” kata Aminudin. (Pian M)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web