RSUD Tidak Punya Obat, Pasien Beli dari Luar

Tasikmalaya- Akibat ketiadaan obat di apotik RSUD DR. Sukardjo Kota Tasikmalaya, pasien RSUD terpaksa harus membeli obat di apotik diluar rumah sakit. Kondisi ini ternyata sudah dirasakan oleh pasien sejak dua bulan yang lalu, Kondisi ini tentunya memberatkan pasien terutama dari masyarakat miskin, karena mereka harus membeli obat secara tunai.

“Kondisi kelangkaan obat sudah dua bulan, saya terpaksa beli obat diapotik diluar rumah sakit,” tegas ibu Wiwin yang sedang menunggui ibunya sakit gula.

Pihak rumah sakit, membenarkan kelangkaan obat yang sekarang sedang terjadi. Kabid Pelayanan RSUD DR. Sukardjo dr.Budi Tarmidi, mengatakan bahwa rumah sakit saat ini sudah kekeurangan obat hingga setengahnya, Hal ini karena rumah sakit sudah tidak punya anggarana lagi untuk beli obat.

“50% obat sudah tidak ada, pasien harus beli diluar rumah sakit,” tegas dr. Budi. Menurutnya, uang rumah sakit masih ada diluar seperti Jamkesda Kabupaten Tasikmalaya 5,4 milyar, Jamkesda Kota Tasikmalaya 1,2 milyar dan klaim BPJS seebsar 20 milyar. “Semoga semuanya cepat bayar, sehingga ketersediaan obat bisa dipenuhi,” tambah dr. Budi.

Rumah sakit menjamin bagi pasien yang terpaksa membeli obat diluar rumah sakit, dijanjikan akan digantikan uangnya dengan cara menyerahkan kwitansi bukti pembelian obat. Namun karena ketiadaan uang dirumah sakit, maka mereka yangs erahkan kwitansi juga belum diganti. (Rbt)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web