Sekelompok Pemuda Datangi Tempat Hiburan Malam. Dibubarkan Polisi

TASIKMALAYA- Salah satu tempat hiburan malam di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, didatangi sekelompok orang tak dikenal yang diduga hendak membuat keributan, tadi malam. Beruntung aparat kepolisian yang menerima laporan, segera datang ke lokasi dan membubarkan kerumunan.

Seorang pemuda yang ikut dalam kelompok tersebut diamankan polisi beserta sepeda motornya.

Ya, sekelompok pemuda tak dikenal mendatangi dan sempat bersitegang di Clasik Karaoke di area Asia Plaza, Jl HZ Mustofa Kota Tasikmalaya. Anggota Sabhara dari Polres Tasikmalaya Kota dengan senjata lengkap segera mendatangi lokasi kejadian.

Mengetahui polisi datang, kelompok pemuda itu berhamburan melarikan diri. Polisi sempat meletuskan senjata api ke udara guna memberi peringatan serta menghentikan langkahnya. Tapi, polisi kalah cepat dan hanya seorang pemuda yang berhasil diamankan.

Pemuda ini diduga ikut dalam kelompok yang mendatangi Clasik Karaoke. Guna mengantisipasi keributan, polisi menghimbau agar tempat karaoke itu tutup sesuai aturan yang berlaku.

“Kita mendapat laporan jika di salah satu tempat hiburan malam di Asia Plaza ada keributan. Ternyata benar, sekitar 20 orang pemuda merangsek. Namun begitu datang polisi mereka berhamburan melarikan diri,” kata KBO Sabhara Samapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Sujarmanto.

Ditambahkan Sujarmanto, satu orang yang diduga ikut dalam kelompok itu berhasil diamankan. Saat diintrogasi polisi pemuda itu mengaku tidak mengetahui motif menggeruduk Clasik Karaoke.

“Saya mah hanya ikut ikutan saja. Tadi ada yang mengajak ke sini. Ya, berangkat saja,” kilahnya. Meski demikian, polisi tidak begitu saja percaya. Guna mendalami lebih jauh pemuda berikut sepeda motornya dibawa ke Makopolres Tasikmalaya Kota.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang karyawan Clasik Karaoke, Heru Rusmana (34), ditemukan tewas di depan teras tempat hiburan malam tersebut, Kamis (15/3/2018). Meski pihak karaoke menyebutkan kematian korban akibat bunuh diri setelah loncat dari lantai empat, tapi beberapa rekan korban menemukan kejanggalan.

Informasi dihimpun menyebutkan kelompok pemuda yang datang ke Clasik Karaoke itu ingin mendengar langsung kronologi kematian Heru dari pihak managemen. Tapi kedatangan teman satu kampung Heru tersebut malah dikira akan membuat keributan. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web