Sidang Lanjutan Anak Gugat Ibu Kandung. Permintaan Hakim Tak Diindahkan Penggugat

GARUT – Perintah majelis hakim agar penggugat dan tergugat hadir, dalam perkara sidang lanjutan anak gugat ibu kandung senilai Rp 1,8 di Pengadilan Negeri Garut tak diindahkan oleh pihak penggugat.

Yani Suryani selalu penggugat yang merupakan anak dari Siti Ruhayah tak hadir dalam sidang tersebut. Siiti Ruhayah dan keluarga tergugat jelas kecewa. Lantaran jika Yani Suryani hadir diperkirakan perkara tersebut akan selesai hari ini secara damai.

Amih, sapaan akrab Siti Ruhayah, seorang ibu yang digugat anak kandungnya Rp 1,8 miliar, Kamis (13/4/2017) siang ini memenuhi permintaan majelis hakim agar hadir dalam sidang perdata di Pengadilan Negeri Garut.

Amih dibantu anak – anaknya, turun dari kendaraan dengan bantuan kursi roda untuk menuju ruang sidang. Dengan tenang, Siti Ruhayah pun dibawa ke ruang sidang, agar bisa dipertemukan dengan Yani Suryani, selaku anak ke sembilan yang juga sebagai penggugat dirinya.

Namun sayang, permintaan Majelis Hakim Endratno Rajamai agar penggugat satu Yani Suryani agar hadir dalam sidang ke sembilan ini tak diindahkan. Bahkan Yani tak menghadiri sidang lanjutan ini. Sementara tergugat, yaitu sang Siti Fuhayah, nenek renta hadir meski dalam keadaan sakit. Hanya Handoyo Adianto, suami dari Yani Suryani dan pihak kuasa hukum saja yang datang ke Pengadilan Negeri Garut untuk mengikuti proses sidang perdata.

Anak tergugat Eep Rusdiana, mengaku kecewa terhadap Yani selaku penggugat. Padahal jika Yani hadir dalam sidang dan melihat ibunya hadir, maka permasalahan keluarga ini akan selesai secara damai di persidangan.

Hari ini merupakan sidang ke sembilan dalam lanjutan perkara perdata anak gugat ibu kandung. Selain meminta keterangan saksi, majelis hakim mengagendakan pertemuan kedua belah pihak yaitu penggugat dan tergugat. (UBA)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web