Siswi Madrasah Tsyanawiah di Garut Gabung ISIS

GARUT – Diduga masuk kelompok radikal, seorang siswi Madrasah Tsyanawiah di Garut, Jawa Barat beserta ibunya hilang hampir satu bulan. Pemerintah Daerah menyelidiki informasi 13 warga Garut yang dideportasi pemerintah Turki saat hendak menyebrang ke Suriah.

Pihak sekolah tempat siswi tersebut menuntut ilmu membenarkan jika TS sudah tidak masuk sekolah. Namun, pihak sekolah enggan menanggapi kabar burung yang menyatakan siswinya masuk jaringan radikal ISIS diluar negeri. “Besok keputusannya dari sekretariat. Memang liburnya setiap Jumat,” kata Pengurus Yayasan, Ridwan Soleh.

Pemerintah Daerah Garut sudah mendapat informasi 13 warganya dideportasi dari Turki. Mereka sedianya menyebrang ke Suriah diduga hendak masuk jaringan ISIS. Meski demikian, pemerintah Garut masih akan menelusuri kebenaran informasi ini.

“Saya baru dapatkan informasi bahwa ada yang terlibat ISIS salah satunya dari Garut. Dalam hal ini saya masih lakukan penelitian dan kami tugaskan aparatur daerah menyelidiki kebenaran informasi ini,” kata Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman.

Sejauh ini TS dicurigai terlibat masuk jaringan radikal setelah mengaku tengah jihad di Suriah pada teman sekelasnya. (UBA)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web