Tiga Murid SD di Garut Disundut Rokok. Ini Alasan Sang Guru

GARUT- Tiga orang murid sekolah dasar (SD) di Garut Jawa Barat, menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan gurunya. Ketiga korban mengaku dianiaya dengan cara dibakar menggunakan rokok pelaku.

Ya, dalam video amatir yang tengah viral hari ini nampak warga menggeruduk seorang guru sekolah. Mereka memaki sang guru dengan kalimat kasar.

Ada pula beberapa murid SD yang menangis. Mereka mengaku dibakar menggunakan rokok si guru karena tak mengerjakan PR dan tak bisa berhitung.

Untuk mengantisipasi amuk warga, guru yang bersangkutan langsung diamankan polisi ke Makopolres Garut. Anggota Satreskrim Polres Garut akan akan memeriksa sang guru ini setelah beberapa para orang tua murid melapor.

Kepada wartawan guru ini mengakui hanya mengelus dan menegur anak yang tak bisa berhitung. Namun salah seorang muridnya malah membentak, sehingga bagian pipi muka murid dicolek. “Saya hanya menegur. Tidak menganiaya. Jika ada murid yang pipinya lebam itu karena dia balik membentak,” katanya. Senin (5/11/2018) siang.

Sementara pihak kepolisian mengaku, ada beberapa orang tua murid di SDN Sukamanah melapor polisi. Diduga penganiayaan itu dilakukan salah seorang gurunya.

Menurut Kapolsek Bayongbong Garut, AKP Dedi Rustandi, pihaknya akan akan memeriksa terlebih dahulu guru yang dituduh menganiaya muridnya menggunakan bara rokok. “Jika terbukti, guru ini terancam Undang – Undang Perlindungan Anak,” ucap Dedi. (UBA)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web