2 Pelaku Curanmor Ditembak, 53 Unit Sepeda Motor Curian Disita Polisi

TASIKMALAYA- Enam kawanan pencurian kendaraan bermotor di Tasikmalaya, Jawa Barat, dibekuk polisi.

Ya, dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melarikan diri ketika hendak menunjukan barang bukti hasil curian.

Dari kawanan ini polisi berhasil menyita 53 unit sepeda motor curian dan beberapa alat untuk menjebol kunci kontak sepeda motor.

Tim khusus Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, terpaksa melumpuhkan Ismail, dengan timah panas karena berusaha melarikan diri ketika hendak menunjukan barang bukti hasil pencurian.

Ismail adalah satu dari 6 kawanan pencurian sepeda motor, yang cukup meresahkan warga Tasikmalaya. Dari tangan Ismail, polisi mengamankan alat untuk menjebol kunci kontak sepeda motor milik korban.

Aksi pelaku terekam CCTV di salah satu toko di kawasan Jl RE Martadinata Kota Tasikmalaya.

Dalam rekaman kamera pengintai terlihat pelaku dan satu orang temannya yang kini masih buron, hanya memerlukan beberapa menit untuk membawa kabur sepeda motor korban.

Menurut Kapolres Tasikmalaya AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf, selain membekuk Ismail, polisi juga mengamankan lima orang rekannya di tempat berbeda. Kawanan ini terbagi dua kelompok yakni Lampung dan Garut. Dari aksinya yang dilakukan bulan Juli 2018 hingga  awal Januari 2019, kawanan ini sukses mencuri 50 unit sepeda motor.

Untuk sementara polisi baru mengamankan 32 unit sepeda motor yang tersebar dari beberapa penadah. Selain sepeda motor polisi juga mengamankan barang bukti beberapa senjata tajam.

Inilah nama para pelaku Ismail (27), warga Dusun III RT/ 01/ 02, Bungkuk, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Imron (23) Kampung. Dusun VIII RT 03/08, Desa Bungkuk, Marga Sekampung, Llampung Timur.

Sendi Febrian (23) Cibolerang RT 04/09, Desa Putra Jawa, Kec Selaawi, Garut.

Cecep Abdulah warga Cipaingeun, Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Hasikmalaya. Risman Kampung. Raksajaya, Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Tasikmalaya, Imat Ruhimat warga Kampung Babakan Lengkong RT 03/ 05, Raksajaya, Sodonghilir

Pelaku mengaku senjata tajam itu selalu dibawa saat beraksi.

“Pemain curanmor ini memang beroperasi dan melakukan pencurian sepeda motor. Saat menunjukan barang bukti, dua dari kawanan dilumpuhkan dengan timah panas,” kata Febry.

Dalam aksinya kawanan ini mengincar sepeda motor yang di parkir di pinggir jalan raya, sehingga memudahkan untuk membawa kabur motor curian.

“Saya awalnya terjun jadi pemakai. Kemudian terjun jadi pemain curanmor. Dalam setengah tahun, 30 lebih TKP telah saya satroni,” kata salah seorang pelaku, Ismail.

Dalam kasus ini pelaku pencurian dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Sementara penadahnya dijerat pasal 480 KHUPidana, dengan ancaman 4 tahun penjara. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web