890 Santri Diniyah Bersaing di Porsadin VIII Jampangkulon, Juara Akan Wakili Sukabumi ke Tingkat Jabar

Penulis: Bayu Nugroho  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 17:55:01 WIB
santri Madrasah Diniyah dari Kabupaten Sukabumi mengikuti Porsadin VIII di Kecamatan Jampangkulon.

SUKABUMI — Ribuan santri Madrasah Diniyah dari seluruh Kabupaten Sukabumi turun ke Kecamatan Jampangkulon untuk mengikuti Porsadin VIII tingkat kabupaten. Kegiatan dua hari yang dimulai Kamis (23/7/2026) itu dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

Bupati menyebut ajang ini bukan sekadar kompetisi. Ia menekankan Porsadin menjadi momentum strategis untuk membina karakter santri sekaligus memperkuat syiar Islam melalui pendidikan Madrasah Diniyah.

14 Cabang Lomba Dipertandingkan

Para peserta bersaing dalam 14 cabang perlombaan yang mencakup aspek keagamaan, akademik, seni, dan olahraga. Cabang tersebut meliputi tahfiz Juz Amma, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), cerdas cermat, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Inggris, pidato Bahasa Arab, murotal, kaligrafi, puisi Islami, lari sprint 100 meter, bulu tangkis, tenis meja, sholawat, dan adzan.

Bupati Tekankan Sportivitas dan Kejujuran

"Tunjukkan kemampuan dan bakat terbaik kalian secara maksimal. Junjung pula nilai sportivitas dan kejujuran. Kalah dan menang merupakan hal yang biasa, yang terpenting adalah proses belajar, kerja keras, dan kebersamaannya," pesan Asep Japar kepada para peserta saat membuka Porsadin VIII.

Bupati juga meminta dewan hakim bekerja secara profesional dan objektif. "Berikan penilaian yang objektif sehingga mampu melahirkan perwakilan terbaik yang nantinya akan mengharumkan Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi bahkan nasional," ujarnya.

Sukabumi, Lumbung Santri Berprestasi Jawa Barat

Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sukabumi KH Abdullah mengonfirmasi bahwa para juara di Porsadin tingkat kabupaten akan melaju ke Porsadin tingkat Provinsi Jawa Barat. "Hasil lomba ini akan dilanjutkan hingga tingkat provinsi," katanya.

Ketua FKDT Provinsi Jawa Barat H. Atep Abdul Gopar menambahkan, Kabupaten Sukabumi dikenal sebagai daerah yang konsisten melahirkan santri berprestasi. Menurutnya, banyak santri asal Sukabumi yang berhasil meraih gelar juara di tingkat provinsi, bahkan menjadi wakil Jawa Barat di kompetisi nasional. "Sukabumi selalu menorehkan juara di Jabar dan nasional," pungkasnya.

Mencetak Generasi Religius dan Tangguh

Di tengah tantangan perkembangan zaman, Bupati Asep Japar menilai keberadaan Madrasah Diniyah memiliki peran penting. Ia berharap melalui Porsadin, para santri tidak hanya mengasah kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga belajar membangun karakter yang disiplin, tangguh, percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: sukabumiupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top