JAKARTA — Pergerakan harga emas di Pegadaian pada Selasa (18/8/2026) menunjukkan tren berbeda di antara tiga jenama yang diperdagangkan. Harga emas Galeri24 turun Rp11.000 menjadi Rp2.676.000 per gram, sedangkan Antam turun lebih dalam Rp49.000 ke posisi Rp2.736.000 per gram. Sementara itu, emas UBS malah naik Rp1.000 menjadi Rp2.747.000 per gram.
Perbedaan pergerakan ini membuat selisih harga antara Antam dan UBS kini hanya Rp11.000 per gram, menyempit dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai Rp39.000. Untuk Galeri24, selisihnya dengan Antam melebar menjadi Rp60.000 per gram.
Ketiga jenama menawarkan rentang ukuran yang berbeda bagi calon pembeli. Emas Galeri24 tersedia mulai dari pecahan 0,5 gram hingga ukuran besar 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Emas UBS juga melayani pembelian dari 0,5 gram namun hanya sampai 500 gram.
Adapun emas Antam di Pegadaian hanya tersedia hingga ukuran 100 gram. Variasi kuantitas ini memberi fleksibilitas bagi investor ritel maupun pembeli dengan modal lebih besar untuk memilih sesuai kebutuhan.
Fluktuasi harga emas ini terjadi di tengah catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat yang menempatkan emas perhiasan sebagai penyumbang inflasi tahunan terbesar di provinsi tersebut pada Juli 2026. Kelompok pengeluaran emas perhiasan tercatat mengalami kenaikan 0,62 persen secara tahunan.
Dalam laporan BPS Jabar, inflasi tahunan mencapai 2,72 persen dengan kenaikan juga terjadi pada kelompok bensin sebesar 0,31 persen dan minyak goreng 0,16 persen. Data ini memperkuat posisi emas sebagai komoditas yang pergerakan harganya terus dipantau ketat, baik oleh konsumen maupun pelaku industri perhiasan.
Bagi warga Jawa Barat yang berencana membeli emas batangan, membandingkan harga antarjenama di Pegadaian menjadi langkah penting. Perbedaan harga yang tipis antara Antam dan UBS kerap menjadi pertimbangan utama, selain ketersediaan ukuran yang diinginkan.