Kebutuhan Air Bersih dan Ketahanan Pantai Jadi Fokus Menteri PU di Pulau Palue

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:29:02 WIB
Kebutuhan Air Bersih dan Ketahanan Pantai Jadi Fokus Menteri PU di Pulau Palue

Sikka – Pemenuhan kebutuhan air bersih dan pengamanan wilayah pesisir menjadi prioritas utama dalam kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses dasar sekaligus melindungi permukiman dari ancaman abrasi pascagempa.

Dalam kunjungan itu, Menteri Dody yang didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meninjau langsung sejumlah infrastruktur yang terdampak gempa, termasuk ruas jalan, tanggul pengaman pantai, titik longsoran, dan berbagai bangunan publik. Dari hasil peninjauan tersebut, penyediaan air bersih dinilai sebagai kebutuhan paling mendesak yang harus segera dituntaskan.

Menteri Dody mengungkapkan bahwa Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II akan melakukan survei geolistrik untuk memetakan potensi sumber air tanah di Pulau Palue. Jika ditemukan sumber air yang memadai, air akan diambil melalui sumur bor dan diolah dengan proses filtrasi sebelum bisa dimanfaatkan oleh warga.

“Saya juga kemarin dengar bahwa di Palue ini kekurangan air bersih. Makanya kemarin saya sudah minta tolong teman-teman dari balai sungai untuk ke sini untuk melakukan geolistrik dulu,” kata Menteri Dody.

Selain memanfaatkan air tanah, Menteri Dody juga membuka peluang penggunaan teknologi desalinasi dengan melibatkan BRIN untuk menambah pasokan air bersih. Ia menyebut telah meminta bantuan Dirjen Cipta Karya untuk mengirim tim khusus dari Jakarta guna mempercepat proses penanganan.

“Tadi saya sudah minta tolong ke Dirjen Cipta Karya untuk kirim tim air bersihnya dari Jakarta ke sini. Nanti kan di bor oleh teman-teman balai sungai tapi nanti di atas kita kasih filter atau penjernih. Sehingga kemudian bapak/ibu yang berada di Pulau Palue ini bisa mendapatkan air bersih. Saya juga tadi pagi sudah telepon Kepala BRIN, siapa tahu ada teknologi desalinasi yang bisa menambah suplai air bersih,” tambah Menteri Dody.

Perkuat Pengamanan Pantai dan Infrastruktur Tangguh

Selain persoalan air bersih, Kementerian PU juga menyiapkan langkah penanganan abrasi pantai yang dikhawatirkan dapat mengancam fasilitas umum dan permukiman warga. Menteri Dody menyebutkan bahwa usulan pembangunan tanggul penahan pantai telah disampaikan oleh Dansatgas Kabupaten Sikka yang juga menjabat sebagai Kadis PUPR.

“Semalam memang sudah disampaikan Ibu Dansatgas Kabupaten Sikka, yang juga Kadis PUPR, memang butuh tanggul penahan pantai. Secepatnya kita akan lakukan desain supaya bisa abrasi bisa tertahan dan tidak merusak kantor kecamatan dan seterusnya,” kata Menteri Dody.

Proses pemulihan pascagempa juga diarahkan untuk membangun infrastruktur yang lebih tahan bencana, termasuk penggunaan konstruksi tahan gempa. Menteri Dody menegaskan bahwa masyarakat lokal akan dilibatkan dalam pekerjaan yang bisa dilakukan secara padat karya, dengan dukungan pemerintah, TNI, dan Polri.

“Kita juga akan melibatkan bapak/ibu sekalian untuk pekerjaan ini. Jadi sama-sama kita membangun Pulau Palue dengan lebih baik lagi dan lebih kuat lagi,” ujarnya.

Menteri Dody menegaskan bahwa pemulihan Pulau Palue tidak hanya bertujuan memperbaiki kerusakan akibat gempa, tetapi juga untuk memperkuat ketangguhan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia berkomitmen memastikan seluruh program berjalan sesuai waktu yang ditetapkan.

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto tidak mungkin melupakan masyarakatnya. Nanti mungkin saya akan sering-sering ke sini dan akan memastikan apapun yang kami programkan itu bisa dikerjakan dengan waktu yang sudah kita tetapkan,” kata Menteri Dody.

Upaya ini sejalan dengan Sasaran Utama PU 608 yang menempatkan pembangunan infrastruktur untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kualitas hidup.

Reporter: Redaksi
Back to top