Kim Sang Sik Ukir Sejarah, Vietnam Juara Piala AFF 2026 Usai Tahan Imbang Thailand

Penulis: Darmawan Putra  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36:32 WIB
Pelatih Kim Sang Sik mengungkapkan rasa harunya setelah membawa Vietnam meraih gelar juara Piala AFF 2026.

JAWA BARAT — Pelatih asal Korea Selatan itu tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia menegaskan bahwa skuad asuhannya layak mendapat pujian penuh atas perjalanan sempurna sepanjang turnamen, termasuk saat menghadapi tekanan besar di hadapan publik sendiri.

"Tim nasional Vietnam telah menorehkan sejarah baru, dan para pemain Vietnam adalah tokoh utamanya. Saya sangat bahagia," kata Kim Sang Sik dikutip dari BongDa.

Instruksi Kim Sang Sik di Babak Kedua yang Mengubah Segalanya

Kim mengakui bahwa penampilan Vietnam di babak pertama jauh dari kata maksimal. Ia menilai timnya terlalu fokus bertahan sehingga lini serang kehilangan ketajaman dan sempat tertinggal dari Thailand.

"Pada babak pertama, permainan tim Vietnam kurang maksimal karena kami lebih fokus pada pertahanan ketimbang membangun serangan. Kami sempat berada dalam situasi sulit saat tertinggal," ujarnya.

Pria berusia 49 tahun itu mengaku memberikan instruksi khusus saat jeda pertandingan. Hasilnya langsung terlihat di babak kedua ketika Hen mencetak gol yang mengubah momentum permainan.

"Saat jeda pertandingan, saya menginstruksikan mereka untuk mengubah pola permainan. Di babak kedua, Hen mencetak gol, dan itu memberikan momentum baru bagi kami. Saya berterima kasih kepada para pemain karena tidak menyerah," jelas Kim.

Keras di Luar Lapangan, tapi Pemainnya Justru Berterima Kasih

Kim tidak menampik bahwa dirinya kerap tampil galak di hadapan para pemainnya. Namun, ia menilai kedisiplinan itu justru menjadi kunci keberhasilan Nguyen Quang Hai dan kolega menjaga konsistensi di setiap laga.

"Ada kalanya saya cukup keras menegur para pemain, namun mereka menunjukkan semangat juang yang tinggi," tutur Kim menambahkan.

Gelar ini menjadi pembuktian nyata bagi Kim Sang Sik sejak menukangi Vietnam. Ia tercatat sebagai arsitek pertama yang sukses membawa tim Asia Tenggara juara Piala AFF dua edisi beruntun, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di era modern turnamen ini.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top