JAWA BARAT — Nguyen Dinh Bac menjadi aktor utama di balik keberhasilan Vietnam mempertahankan gelar juara Piala AFF. Tim asuhan Kim Sang Sik memastikan gelar keempat mereka setelah menundukkan Thailand dengan agregat 4-2 di babak final.
Pada leg pertama di kandang Thailand, Vietnam menang meyakinkan 2-0. The Golden Star kemudian bermain imbang 2-2 saat menjamu The War Elephants di leg kedua, cukup untuk mengamankan trofi.
Perjalanan Dinh Bac di turnamen ini terbilang impresif. Pemain milik Cong An Ha Noi (CAHN) itu total mencetak lima gol sepanjang turnamen, torehan yang sama dengan striker naturalisasi Nguyen Xuan Son.
Kesamaan jumlah gol tersebut membuat keduanya resmi berbagi gelar top skor Piala AFF 2026. Namun Dinh Bac tidak berhenti di situ, ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik atau MVP turnamen berkat penampilannya yang konsisten.
Ketenangan dan determinasi tinggi yang ditunjukkan Dinh Bac di lapangan menjadi nilai lebih tersendiri. Usianya yang masih sangat muda membuatnya diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi tim-tim rival di kawasan ASEAN dalam beberapa tahun ke depan.
Pencapaian ini menjadi modal berharga bagi Vietnam untuk mempertahankan dominasi mereka di level regional, sekaligus menegaskan bahwa regenerasi pemain berjalan dengan baik di bawah asuhan Kim Sang Sik.