Gunung Semeru Ditutup Total, 172 Pendaki Dievakuasi dari Ranu Kumbolo

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:52:01 WIB
pendaki dievakuasi dari Ranu Kumbolo menyusul penutupan total akses pendakian Gunung Semeru.

JAWA BARAT — Kabar ini menjadi perhatian bagi para pencinta alam yang tengah merencanakan pendakian ke puncak tertinggi Pulau Jawa. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memutuskan menutup total akses pendakian Gunung Semeru mulai Rabu (26/8/2026) setelah titik api terdeteksi di kawasan Blok Ranu Kembang, yang berada di sekitar jalur pendakian.

Kronologi Evakuasi 172 Pendaki dari Ranu Kumbolo

Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan dan Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST). Para pendaki yang sebelumnya berkemah di Ranu Kumbolo dipandu turun menuju Pos Ranupane pada Kamis (27/8) pagi.

"Ada 172 orang (pendaki) sudah dipandu turun kembali ke Ranupane," beber Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha seperti dilansir dari detikJatim. Sebagian besar pendaki dilaporkan telah tiba di Pos Ranupane dengan selamat.

Ranu Kumbolo: Satu-satunya Area Perkemahan di Jalur Semeru

Ranu Kumbolo memang menjadi primadona bagi para pendaki. Danau biru di ketinggian sekitar 2.200 mdpl ini merupakan satu-satunya lokasi camping ground yang tersedia di jalur pendakian Gunung Semeru.

"Sehingga tidak ada lokasi (perkemahan) lainnya," imbuh Pranata Humas BB TNBTS Endrip Wahyutama. Meski lokasi perkemahan cukup jauh dari titik kebakaran, seluruh pendaki tetap dievakuasi sebagai langkah antisipasi.

Penutupan Jalur Pendakian: Apa yang Perlu Diketahui Pendaki?

Penutupan total jalur pendakian Gunung Semeru dilakukan untuk menjamin keselamatan pengunjung sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan pengendalian dan pemadaman kebakaran. Keputusan ini berlaku sejak pengumuman diterbitkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Bagi kamu yang sudah terlanjur merencanakan pendakian dalam waktu dekat, disarankan untuk menunda perjalanan dan memantau informasi resmi dari akun media sosial BB TNBTS. Kondisi jalur dan titik api bisa berubah sewaktu-waktu, sehingga informasi terkini perlu dikonfirmasi langsung sebelum berangkat.

Tips Menghadapi Penutupan Gunung Akibat Kebakaran

Saat gunung ditutup mendadak, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menghubungi pihak pos pendakian atau basecamp untuk memastikan status reservasi dan pengembalian biaya. Jangan memaksakan diri untuk tetap mendaki karena keselamatan adalah prioritas utama.

Kebakaran di kawasan gunung sering kali dipicu oleh faktor alam seperti petir atau kelalaian manusia seperti membuang puntung rokok dan meninggalkan api unggun. Saat musim kemarau, risiko karhutla meningkat signifikan, jadi selalu patuhi aturan larangan membuka api di area pendakian.

Untuk rencana pendakian berikutnya, pastikan kamu mengecek prakiraan cuaca dan status siaga gunung. Gunung Semeru sendiri memiliki karakteristik medan yang menantang dengan padang pasir di area kaldera, sehingga persiapan fisik dan mental yang matang sangat diperlukan.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top