JAWA BARAT — Sebuah rekaman video yang memperlihatkan material es dan salju meluncur dari puncak Langtang Lirung tengah menjadi fokus analisis para peneliti bencana. Video tersebut direkam oleh fotografer asal China yang akun Douyin-nya teridentifikasi sebagai HeyMu.Travel, dan disebut-sebut berhasil menangkap momen awal longsoran secara tidak sengaja saat sedang melakukan pemotretan.
Keaslian video dan lokasi persis pengambilan gambar memang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Namun, jika terkonfirmasi, rekaman ini bisa menjadi dokumentasi lapangan yang sangat berharga.
Menurut laporan Reuters, para ilmuwan dapat menggabungkan rekaman video dengan citra satelit dan data seismik untuk memahami bagaimana longsoran bermula. Data tersebut membantu mengukur kecepatan material bergerak serta bagaimana peristiwa itu berubah menjadi aliran debris yang menghantam permukiman di lembah.
Analisis sementara mengarah pada runtuhnya material es dan batu di kawasan gletser, yang kemudian meluncur deras ke lembah. Longsoran itu berkembang menjadi campuran air, lumpur, dan bebatuan yang merusak infrastruktur serta permukiman di bawahnya.
Sinyal seismik yang terekam saat bencana berlangsung juga menjadi perhatian. Para analis menduga getaran tersebut berasal dari longsoran es dan batu dalam skala sangat besar, bukan dari aktivitas gempa tektonik. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pemicu utama bencana adalah keruntuhan material gletser.
Perbandingan citra satelit sebelum dan sesudah kejadian menunjukkan perubahan signifikan pada bagian material di sekitar gletser, mengonfirmasi besarnya volume material yang bergerak.
Kecepatan longsoran menjadi tantangan terbesar dalam sistem peringatan dini. Aliran debris dapat bergerak sangat cepat, memberi waktu yang sangat singkat bagi warga di kawasan hilir untuk menyelamatkan diri.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya pemantauan gletser Himalaya secara berkelanjutan. Kombinasi citra satelit, sensor darat, dan sistem peringatan dini menjadi kebutuhan mendesak mengingat kawasan Langtang bukanlah wilayah yang asing dengan bencana serupa.
Pada gempa besar Nepal 2015 lalu, longsoran besar juga pernah menerjang Lembah Langtang dan menimbulkan kerusakan parah serta banyak korban jiwa. Kini, dengan adanya rekaman video terbaru, para peneliti memiliki peluang untuk memperdalam pemahaman tentang dinamika longsoran es di kawasan tersebut.