BANDUNG — Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menilai hasil imbang 2-2 melawan Dewa United di Stadion si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026) malam, tetap layak disyukuri. Menurutnya, para pemain menunjukkan semangat luar biasa meski berada dalam kondisi kelelahan setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat.
Maung Bandung sempat tertinggal dua gol di babak pertama lewat aksi Egy Maulana Vikri pada menit 23 dan Noah Sadaqui di menit 45+1. Persib baru bisa menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic menit 51 dan Marc Klok menit 54.
Tolic mengakui timnya membuat dua kesalahan di babak pertama yang langsung dihukum menjadi gol oleh Dewa United. Situasi itu membuat Persib kesulitan bangkit, meski sempat menciptakan peluang sebelum turun minum.
"Kami menghadapi lawan yang sangat tangguh. Di babak pertama kami membuat dua kesalahan, dan dihukum dengan dua gol. Setelah itu, sulit untuk bangkit kembali. Namun kami juga menciptakan peluang di babak pertama. Dan di babak kedua, kami tampil habis-habisan, dan mencetak dua gol luar biasa," papar Tolic dalam konferensi pers seusai laga.
Pelatih berpaspor Kroasia itu menyebut kondisi fisik pemainnya mulai terkuras di akhir pertandingan. Meski begitu, ia tetap memberi apresiasi atas poin yang berhasil diselamatkan di kandang sendiri.
Persib baru saja melakoni laga AFC Champions League Two kontra Port FC pada Kamis (8/10/2026). Perjalanan lebih dari 3.000 km membuat waktu persiapan timnya sangat minim, dengan 12 jam di antaranya habis di perjalanan.
Efektif, anak-anak asuh Tolic hanya memiliki sekitar satu hari untuk berlatih jelang menghadapi Dewa United. Sementara Dewa United hanya fokus di Super League, Persib harus berkompetisi di empat ajang sekaligus.
"Menurut saya, para penggemar harus terbiasa dengan situasi ini karena pertandingan berikutnya akan sama saja, begitu pula pertandingan setelahnya, bahkan 8 pertandingan ke depan kondisinya akan sama," jelas Tolic.
Ia meminta bobotoh mengubah ekspektasi terhadap permainan tim jika berharap Persib tampil sempurna setiap tiga hari sekali. Menurutnya, rotasi pemain adalah keputusan pelatih yang tidak perlu dipersoalkan.
Dalam sesi konferensi pers, Tolic secara khusus menyinggung kritik yang mengarah ke pemain tertentu usai hasil imbang melawan Dewa United. Ia menilai kritik berlebihan tidak wajar mengingat para pemain sudah mengerahkan segala kemampuan.
"Anda bisa melihat para pemain mengerahkan segalanya. Mungkin mereka melakukan kesalahan, namun mereka memberikan kemampuan terbaik mereka," tegas Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu menyebut kritik yang menyasar Kakang Rudianto terasa berlebihan. Ia mengingatkan bahwa rotasi adalah bagian dari strategi, dan bukan hal yang perlu dipersoalkan.
"Mengkritik Kakang (Rudianto) atau siapapun soal ini rasanya tidak wajar. Seperti yang saya bilang, soal rotasi pemain itu keputusan pelatih, itu bukan masalah. Tapi mengkritik Kakang secara berlebihan seperti itu, sungguh mengherankan. Lagipula, kalau bukan Kakang, nanti giliran orang lain yang disasar. Bisa Marc (Klok), bisa (Mariano) Peralta," pungkas Tolic.
Persib selanjutnya bersiap menghadapi tim Vietnam di ajang lanjutan. Tolic menyebut laga tersebut akan berlangsung menarik, dengan timnya bertekad memberikan yang terbaik meski jadwal tetap padat.