SUKABUMI — Operasi pencarian hari kedua menyebar tiga SRU dengan jangkauan berbeda. SRU pertama menyisir perairan menggunakan perahu rubber boat sejauh tiga mil laut dari titik hilang.
SRU kedua bergerak lewat daratan sejauh lima kilometer, sementara SRU ketiga memakai drone untuk memantau area seluas 500 meter dari garis pantai. Pembagian ini dilakukan agar tiap jalur pencarian bisa dijangkau serentak.
Dua orang yang masih dalam pencarian adalah Muhamad Zubair (18) dan Zaki (17). Keduanya tercatat sebagai warga Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Peristiwa bermula pada Sabtu (10/10/2026) sore sekitar pukul 16.52 WIB. Lima wisatawan terseret ombak hingga ke tengah laut saat sedang berada di Pantai Cibuaya.
Tiga orang berhasil selamat dari kejadian itu, yakni Syahrir Fadilah (20), Ahmad Kurniawan (16), dan Fachri Yusufiansyah (17).
Suryo menjelaskan pembagian tugas tiap SRU dalam operasi hari kedua.
"Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian dengan membagi SRU menjadi tiga. SRU pertama melakukan pencarian menggunakan perahu rubber boat sejauh tiga mil laut, SRU kedua menyisir daratan sejauh lima kilometer, dan SRU ketiga melakukan pencarian menggunakan drone sejauh 500 meter," kata Suryo.
Pencarian hari pertama pada Minggu (11/10/2026) tidak menemukan tanda keberadaan kedua wisatawan. Operasi dilanjutkan dengan cakupan area yang lebih luas.
Operasi SAR melibatkan personel Pos SAR Sukabumi bersama sejumlah unsur potensi SAR. Di antaranya BPBD Kecamatan Ciracap, Polsek Ciracap, Polairud Ujunggenteng, TNI Pos AL Ujung Genteng, Wanadri, HNSI Ujung Genteng, serta RAPI.
Pantai Cibuaya berada di wilayah pesisir selatan Sukabumi yang dikenal memiliki gelombang cukup tinggi. Kawasan ini kerap menjadi lokasi wisata, namun arus laut di sekitarnya tergolong kuat.
Hingga operasi hari kedua berjalan, belum ada laporan resmi mengenai kondisi kedua wisatawan. Tim SAR masih menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir mereka terlihat.