BANDUNG — Empat karateka Jawa Barat mempersembahkan medali emas dari ajang 7th Manuel Veguillas Philippine International Open Karate Championship 2026 yang digelar di Tagaytay CT Velodrome, Tagaytay City, Filipina. Kejuaraan yang berlangsung 20-23 Agustus 2026 itu diikuti atlet dari sejumlah negara, dan kontingen Jabar sukses merebut empat podium tertinggi.
Pelatih karate Jabar, Tantri Rizky Djabar, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para atlet yang tampil tanpa beban di negara orang. Ia menilai penampilan mereka elegan sekaligus meyakinkan hingga mempersulit pergerakan lawan.
“Mereka luar biasa. Saya juga gak habis pikir kok bisa-bisanya mereka tampil bagus di negara orang. Tampil tanpa beban keempat atlet kita mempersulit ruang gerak karateka lain. Mantap,” kata Tantri, Sabtu malam (22/8/2026).
Empat Emas dari Kategori Kumite
Empat medali emas tersebut masing-masing diraih oleh Nazwa Septakirani pada kelas kadet kumite -47 kg putri dan Arumy Emeral Diannisa di kelas yunior kumite -66 kg putri. Dua emas lainnya dipersembahkan Mirza Sukma pada kelas kadet kumite -52 kg putra serta Alif Afifan Arana Kusuma di kelas kadet kumite -63 kg putra.
Pada perolehan emas keempat yang dipersembahkan Alif, Ketua Umum Forki Jabar Gianto Hartono langsung memberikan ucapan selamat melalui sambungan telepon. Apresiasi serupa juga disampaikan kepada tiga atlet lainnya.
Kado untuk HUT ke-81 RI
Tantri menambahkan, capaian ini menjadi kado manis bagi Forki Jabar sekaligus untuk Indonesia yang baru saja merayakan Hari Kemerdekaan ke-81 pada 17 Agustus lalu. Ia berharap prestasi ini menjadi penyemangat bagi pembinaan karate di Jawa Barat ke depan.
“Kejuaraan ini juga sangat berkesan karena sedikit banyak memiliki perbedaan atmosphere dengan kejuaraan di Indonesia. Semoga bisa jadi kado terindah bagi FORKI Jabar atas kemenangan kita semua juga kado buat Indonesia yang merayakan hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus ini,” sebut Tantri.
Jadwal Kepulangan dan Komitmen Forki Jabar
Tim karate Jabar dijadwalkan bertolak pulang ke Indonesia pada Senin (24/8/2026) pukul 00.15 WIB. Selama bertanding, para atlet dinilai menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
Sementara itu, Ketua Umum Forki Jabar Gianto Hartono menegaskan pihaknya akan terus menjaga asa prestasi dengan konsisten dan fokus melakukan pembinaan. Menurutnya, seluruh pengurus hanya menjalankan amanah sebagai pengurus olahraga yang dibuktikan dari sisi keprestasian.
“Bagi saya dan teman-teman pengurus FORKI hanya menjalankan amanah sebagai pengurus olahraga. Tanggungjawab itu kami buktikan dari sisi keprestasian. Itu saja,” pungkasnya.