Pencarian

KONI Sukabumi Kirim 509 Kontingen ke Porprov XV Jabar 2026, Bidik 10 Besar dan 90 Medali

Jumat, 11 September 2026 • 08:01:02 WIB
KONI Sukabumi Kirim 509 Kontingen ke Porprov XV Jabar 2026, Bidik 10 Besar dan 90 Medali
Ketua Umum KONI Kabupaten Sukabumi Sirojudin membentuk Tim SATLAK untuk persiapan kontingen Porprov XV Jabar 2026.

SUKABUMI — Ketua Umum KONI Kabupaten Sukabumi Sirojudin membentuk Tim Satuan Pelaksana (SATLAK) untuk mematangkan persiapan kontingen. Ahmad Fakhrizal, S.IP., M.M., ditunjuk memimpin tim tersebut.

Menurut Fakhrizal, tugas SATLAK tidak ringan. Mulai dari seleksi atlet di Babak Kualifikasi (BK), memilih atlet potensial peraih medali, menghitung target, hingga menyiapkan anggaran.

Target 90 Medali dan Peringkat 10 Besar

Fakhrizal menegaskan target Kabupaten Sukabumi sudah dihitung secara realistis. Pihaknya membidik posisi 10 besar dengan 90 medali di Porprov XV Jabar 2026.

"Kami harus menghitung target realistis. Kabupaten Sukabumi targetnya masuk 10 besar dan meraih 90 medali di Porprov XV Jabar 2026," ujarnya, Kamis (10/9/2026).

Selain soal target, SATLAK juga mengurus kebutuhan akomodasi, konsumsi, transportasi, atribut kontingen, hingga registrasi atlet dan ofisial.

Fakhrizal Minta Kontingen Kompak, Soroti Isu Internal

Fakhrizal mengimbau semua pihak fokus dan kompak menyambut Porprov. Ia menyayangkan adanya isu negatif internal di tengah persiapan.

"Seharusnya kita bersaing dengan 27 Kota/Kabupaten lain se-Jawa Barat, bukan dengan sesama. Mari bersatu demi target Kabupaten Sukabumi," cetusnya.

Porprov XV Jawa Barat 2026 akan digelar di tiga kota: Bekasi, Bogor, dan Depok. Kabupaten Sukabumi akan bersaing dengan 27 kota/kabupaten lain se-Jawa Barat.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogor24update.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks