KUNINGAN — Salat Istisqa di halaman Kantor Setda Kuningan bukan sekadar ritual memohon hujan. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan, Drs. KH. Dodo Syarif Hidayatullah, M.A., menyebut ibadah bersama itu sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga lingkungan di tengah kondisi kekeringan akibat kemarau.
Pelaksanaan Salat Istisqa di lingkungan Setda Kuningan diikuti Bupati Dian Rachmat Yanuar, jajaran Forkopimda, para pejabat, dan seluruh ASN lingkup Setda. Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menginstruksikan pelaksanaan salat serupa di setiap wilayah kecamatan.
Instruksi Bupati Berlaku di Seluruh Kecamatan
KH. Dodo Syarif Hidayatullah mengapresiasi langkah Pemkab Kuningan yang menginstruksikan Salat Istisqa di setiap wilayah kecamatan. Menurutnya, pelaksanaan salat itu merupakan bentuk kolaborasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, ulama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan.
Ia menjelaskan, masukan MUI mendapat respons dari Bupati Kuningan melalui instruksi pelaksanaan Salat Istisqa. Pelaksanaan Salat Istisqa juga dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Kuningan.
"Saya selaku Ketua MUI Kabupaten Kuningan yang merupakan mitra pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pak Bupati yang telah mengeluarkan instruksi untuk melaksanakan Salat Istisqa memohon hujan kepada Allah SWT," ujar KH. Dodo.
Sinergi Ulama dan Pemda Dinilai Kuat
KH. Dodo Syarif menilai langkah tersebut menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara ulama dan pemerintah daerah dalam merespons kondisi yang tengah dihadapi masyarakat. Salat Istisqa, katanya, juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa simpati, empati, silih asah, silih asih, dan silih asuh antarwarga.
Menurutnya, pelaksanaan ibadah itu tidak berhenti pada permohonan hujan. Ada pesan menjaga lingkungan dan meningkatkan ketakwaan yang disampaikan kepada masyarakat di tengah tekanan kemarau.
"Ini merupakan kolaborasi dan kebersamaan yang sangat indah sekali. Mudah-mudahan Allah kabulkan doa kita semua. Amin," harapnya.
Kekeringan Jadi Latar Instruksi Salat Istisqa
Kekeringan akibat kemarau menjadi latar belakang instruksi Salat Istisqa di Kabupaten Kuningan. Pemkab Kuningan menempuh jalur keagamaan sekaligus menggerakkan seluruh wilayah kecamatan untuk melaksanakan salat yang sama pada waktu yang berdekatan.
Pelaksanaan di halaman Kantor Setda Kuningan melibatkan ASN lingkup Setda, sementara jajaran Forkopimda turut hadir mendampingi Bupati. Pola ini menempatkan pemerintah daerah, MUI, dan organisasi kemasyarakatan pada satu baris yang sama dalam merespons dampak kemarau.