Pencarian

RS Mitra Plumbon Majalengka Gelar Seminar K3, Perusahaan Diminta Perkuat Penanganan Awal Cedera Kepala

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 08:01:01 WIB
RS Mitra Plumbon Majalengka Gelar Seminar K3, Perusahaan Diminta Perkuat Penanganan Awal Cedera Kepala
Peserta mengikuti seminar K3 bertajuk "Save The Brain, Guard The Bone" di Auditorium RS Mitra Plumbon Majalengka, Kamis (1/10/2026).

MAJALENGKA — Rumah sakit mencatat pasien akibat kecelakaan kerja datang secara rutin, dengan jenis cedera yang didominasi bagian kepala dan tulang. Kondisi itu yang mendorong RS Mitra Plumbon Majalengka menggelar seminar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bertajuk "Save The Brain, Guard The Bone" atau selamatkan otak, jaga tulang.

Seminar berlangsung di Auditorium RS Mitra Plumbon Majalengka, Kamis 1 Oktober 2026. Peserta terdiri dari perwakilan manajemen sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Majalengka.

Dua Dokter Spesialis Beri Edukasi Langkah Awal

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat edukasi langsung dari dokter spesialis bedah saraf, dr Nikita, SpBS, serta dokter spesialis ortopedi dan traumatologi, dr Reza Romadhona Fahlevi, SpOT.

Keduanya memaparkan langkah awal yang perlu dilakukan ketika terjadi kecelakaan kerja, terutama bila korban mengalami cedera kepala maupun tulang. Materi ini menyasar perwakilan perusahaan yang menjadi pihak pertama di lokasi kejadian.

Mengapa RS Sering Terima Pasien Cedera Kepala

Ketua pelaksana kegiatan RS Mitra Plumbon Majalengka, dr Raka Jaiz, menyebut seminar tersebut juga menggandeng BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi itu dilakukan untuk memberi pemahaman kepada perusahaan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja sekaligus penanganan awal kecelakaan kerja.

Menurut Raka, edukasi tersebut penting karena pihaknya cukup sering menerima pasien dengan kasus kecelakaan kerja.

"Ada pasien cedera kepala dan tulang. Sehingga seminar ini untuk meminimalisasi terjadi kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan."

Perusahaan Didorong Perkuat Prosedur K3

Melalui kegiatan ini, perusahaan di Majalengka diingatkan agar tidak hanya mengandalkan penanganan pasca-insiden. Prosedur K3 di lingkungan kerja dinilai perlu diperkuat untuk menekan risiko cedera, khususnya pada bagian kepala dan tulang yang tergolong kasus berat.

Pemahaman penanganan awal juga menjadi kunci sebelum korban sampai ke fasilitas kesehatan. Perwakilan manajemen yang hadir diharapkan bisa meneruskan materi tersebut ke tingkat pengawas dan pekerja di masing-masing perusahaan.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarcirebon.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks