Pencarian

Teguh Santosa Beberkan Ideologi Pembangunan Prabowo di Workshop Content Creator Palembang, Soroti Multipolarisme Global

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 10:31:01 WIB
Teguh Santosa Beberkan Ideologi Pembangunan Prabowo di Workshop Content Creator Palembang, Soroti Multipolarisme Global
Teguh Santosa menjadi pemateri dalam Workshop Magang Komunikasi Pembangunan yang digelar Nexus Digital Strategy di Palembang.

PALEMBANG — Teguh Santosa menegaskan bahwa cara Presiden Prabowo Subianto memandang posisi Indonesia di tengah perubahan lanskap politik internasional menjadi kunci ideologi pembangunan yang diusungnya. Dalam situasi dunia yang dinamis, Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton.

Karena itu, menurut Teguh, Indonesia aktif melibatkan diri sehingga tidak menjadi sitting duck. Pandangan tersebut ia sampaikan saat menjadi pemateri dalam Workshop Magang Komunikasi Pembangunan yang diselenggarakan Nexus Digital Strategy.

Dunia Sedang Berada di Era Multipolarisme

Teguh memaparkan bahwa dunia kini berada pada situasi baru dengan terciptanya multipolarisme. Era itu ditandai kemunculan sejumlah negara yang ingin memainkan peranan penting dan vital di panggung global.

"Sejumlah kebijakan domestik pemerintahan Prabowo ditujukan untuk memperkuat kuda-kuda Indonesia memasuki tata dunia yang telah berubah itu," ujar Teguh.

Ia menyebut Kebijakan Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari usaha Prabowo membangun ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ekosistem itu mencakup kualitas kesejahteraan dan keadilan.

Hilirisasi hingga Isu Lingkungan Masuk Kerangka Pembangunan

Menurut Teguh, Prabowo memahami bahwa keunggulan negara bangsa dalam persaingan mutakhir dunia ditentukan kualitas sumber daya manusia yang mampu mengelola sumber daya alam.

"Presiden Prabowo memahami benar bahwa keunggulan negara bangsa dalam persaingan mutakhir dunia ditentukan kualitas sumber daya manusia yang mampu mengelola sumber daya alam," kata Teguh.

Kebijakan hilirisasi, lanjutnya, ditujukan untuk penyerapan tenaga kerja dan memperkuat pondasi ekonomi negara. Isu lingkungan hidup pun mendapat perhatian besar dalam kerangka pembangunan tersebut.

"Jangan sampai berbagai upaya untuk memperkuat kaki ekonomi justru mengabaikan aspek lingkungan hidup. Pembangunan ini harus berdimensi keberlanjutan," ujar Teguh.

Peran Generasi Muda sebagai Jembatan Komunikasi Kebijakan

Teguh menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengomunikasikan kebijakan pembangunan pemerintah kepada masyarakat. Aktivitas di platform digital harus menjadi jembatan komunikasi agar kebijakan pembangunan dapat dipahami dan didukung warga.

Workshop di Palembang diikuti sekitar 50 pemuda dan mahasiswa yang aktif sebagai content creator berbagai isu pembangunan, baik di Palembang dan Sumatera Selatan maupun isu pembangunan nasional. Acara diawali sambutan Koordinator Nexus Digital Strategy di Sumatera Selatan, Rudianto Widodo, dan dibuka Walikota Palembang Ratu Dewa yang diwakili Asisten III Setda Kota Palembang Akhmad Bastari.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Nexus Digital Strategy meningkatkan kemampuan para content creator di daerah. Tujuannya memperbaiki kualitas konten yang dihasilkan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu pembangunan.

Digelar Serentak di Tujuh Kota Lain

Selain di Palembang, workshop digelar simultan di tujuh kota lain: Medan, Surabaya, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, dan Bali. Teguh berharap kegiatan itu menjadi inspirasi bagi para content creator untuk terus meningkatkan kemampuan dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

Di akhir pemaparan materi, Teguh menyerahkan buku "Reunifikasi Korea: Game Theory" yang diangkat dari disertasinya di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks