Pencarian

Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki Gelar Jumling di Masjid Raya Al-Jabbar, Jemaah dan Ulama Diajak Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 15:31:01 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki Gelar Jumling di Masjid Raya Al-Jabbar, Jemaah dan Ulama Diajak Jaga Kamtibmas
Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Raya Al-Jabbar, Kota Bandung.

BANDUNG — Shalat Jumat berjamaah di Masjid Raya Al-Jabbar itu diikuti Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki bersama warga dan sejumlah tokoh agama. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Jabar tersebut disebut untuk membaur dan beribadah bersama jemaah, bukan sekadar hadir sebagai pejabat.

Program Jumling sendiri sudah menjadi agenda rutin kepolisian daerah sebagai bagian dari langkah pendekatan langsung dan humanis kepada masyarakat. Kali ini lokasi yang dipilih adalah masjid ikonik di kawasan Gedebage, Kota Bandung.

Alasan Kapolda Pilih Masjid sebagai Ruang Dialog

Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa Shalat Jumat Keliling merupakan langkah strategis institusi kepolisian untuk menjaga kedekatan dan merawat kemitraan dengan warga. Lewat kegiatan keagamaan, kepolisian ingin memastikan hubungan dengan masyarakat tetap cair.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara kepolisian, ulama, dan warga," ujar Kapolda.

Pernyataan itu menegaskan posisi Jumling sebagai instrumen pendekatan sosial, bukan sekadar ceremonial. Polisi ingin hadir di ruang publik yang selama ini identik dengan aktivitas warga sehari-hari.

Pesan Kamtibmas Disampaikan Lewat Cara yang Lebih Sejuk

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menambahkan bahwa tatap muka langsung di tempat ibadah membuat pesan-pesan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat lebih mudah diterima. Pendekatan religius dinilai efektif menurunkan ketegangan yang mungkin muncul di tengah dinamika aktivitas masyarakat.

Menurut Hendra, cara tersebut berfungsi sebagai cooling system untuk memastikan situasi keamanan di Jawa Barat tetap kondusif. Polisi tidak selalu perlu hadir dengan pendekatan represif untuk menyampaikan pesan keamanan.

"Kami berharap, dengan terbangunnya komunikasi yang baik dan silaturahmi yang kuat melalui kegiatan keagamaan seperti ini, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Jabar senantiasa aman, damai, dan terkendali," pungkas Kombes Hendra.

Jumling sebagai Pola Pendekatan Berulang

Polda Jabar menyebut safari ibadah ini sebagai bagian dari langkah pendekatan langsung yang terus diulang ke berbagai wilayah. Pola yang sama memungkinkan kepolisian menjangkau jemaah dan tokoh agama di tingkat lokal, bukan hanya di pusat kota.

Lewat Jumling, kepolisian menempatkan ulama dan warga sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi itu yang disebut Polda Jabar sebagai kunci situasi Kamtibmas tetap terkendali di tengah tingginya aktivitas masyarakat Jawa Barat.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kapol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks