Penertiban Becak di Alun-Alun Kota Bandung

BANDUNG – Petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Pol PP tertibkan tukang becak di kawasan Alun-Alun Kota Bandung. Tak pelak sejumlah tukang becak tunggang langgang karena takut becaknya disita. Razia ini akan terus dilakukan di lima titik di Kota Bandung.

Ya, petugas gabungan melaksanakan penertiban dan sosialisasi tentang larangan tukang becak untuk beroperasi di jalur protokol Kota Bandung. Sedikitnya sudah ada tiga belas rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang di lima titik jalur protokol Kota Bandung, yakni di Jl Asia Afrika, Dalam Kaum, Otista, Kepatihan dan di Jl Alun-Alun Kota Bandung.

Penertiban yang di laksanakan Selasa (11/7/2017) siang hanya dalam tahap sosialisasi. Para tukang becak yang mangkal di daerah jalur larangan becak beroperasi diberikan pengarahan untuk tidak beroperasi di jalur yang sudah ada rambu-rambu larangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Riswandi mengatakan becak merupakan salah satu penyumbang terbesar kemacetan di Kota Bandung. Penertiban kali ini masih dalam tahap sosialisasi. Namun jika para tukang becak masih membandel, akan dikenakan sanksi yaitu penyitaan becak dan denda Rp 250 ribu.

“Sosialisasi akan terus dilaksanakan selama satu minggu ke depan. Jika para tukang becak masih tetap beroperasi di daerah yang telah di tetapkan, pihak Sat Pol PP dan Dishub akan menindak tegas dengan memberikan denda sebesar Rp 250 ribu dan penyitaan becak,” kata Didi. (LUR)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web