PGM dan KPAD Siap Berikan Pendampingan Psikologi Korban ‘Ciloseh Berdarah’

TASIKMALAYA – Berbagai elemen mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil mengungkap kasus ‘Ciloseh Berdarah’. Ya, Riz (15) alias Awal berhasil dibekuk polisi kurang dari 24 jam, setelah terduga pelaku melakukan pembunuhan dan seks menyimpang terhadap dua bocah SD warga Kampung Daleum, Suka Asih, Purbaratu, Kota Tasikmalaya.

Ketua DPD Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya Asep Rijal Asy’ari mengatakan, keberhasilan tersebut sekaligus menjadi kado Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-71.

Melalui Tim advokasi DPD PGM Indonesia, menyatakan siap melakukan pendampingan kepada keluarga dan pendampingan psikis terhadap anak guna menghilangkan traumatik. “Kami juga menghimbau agar masyarakat untuk menghentikan share photo korban untuk kemaslahatan anak dan keluarga korban,” kata Asep, Sabtu (1/7/2017) malam.

Pihaknya mengajak seluruh orang tua dan guru agar tetap waspada mengawasi anak serta anak didiknya, agar kasus serupa ini tidak terulang lagi.

Sementara itu Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya Eki S Baehaqi prihatin atas tindak kejahatan keji yang dilakukan pelaku. “Ini adalah salah satu bentuk kejahatan yang sangat keji yang pernah terjadi. Kami berharap pelaku dihukum dengan hukuman yang setimpal,” ungkap Eki.

Terhadap korban selamat, kata Eki, akan segera dilakukan pendampingan dari psikolog untuk rehabilitasi mental dari trauma yang dialaminya. (DWI)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web