Polisi Gerebek Rumah Bandar Ganja di Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Seorang bandar ganja dan temannya yang residivis di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil dibekuk polisi ketika menunggu pelanggannya. Dari tangan pelaku polisi mendapatkan barang bukti, tiga paket kecil dan satu paket besar ganja kering siap edar.

Ya, setelah menerima informasi akan adanya transaksi narkoba jenis ganja, jajaran Satnarkoba Polresta Tasikmalaya langsung menuju sasaran. Rumah seseorang yang ditenggarai bandar ganja, di kawasan Bantar Sari, Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dikepung.

Ketika digerebek ternyata target polisi Helga Juniarsa (26) yang tengah menggunakan sabu sabu dengan temannya, Eli Fadli. Rupanya Eli Fadli yang buka bengkel motor di kawasan Padayungan Kota Tasikmalaya ini adalah residivis dengan kasus kepemilikan ganja.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan alat hisap sabu jenis pirex dan tiga paket kecil ganja kering siap edar. Sementara di bawah lemari kamar pelaku Helga, polisi menemukan satu paket besar ganja kering siap jual. Total ganja yang diamankan dari pelaku seberat 500 gram.

Kepada polisi, pelaku Helga dan Eli Fadli, saling lempar terkait kepemilikan ganja tersebut. Tapi akhirnya Helga mengakui jika barang haram tersebut miliknya yang dibeli dari bandar besar bernama Amang, warga Cempaka Warna, Kota Tasikmalaya.

Menurut Kasat Narkoba Polresta Tasikmalaya, AKP Hamzah Badaru SIK, dalam pembelian ganja itu pelaku tidak langsung bertatap muka. “Uangnya ditransper melalui rekening dan ganja disimpan ditempat yang ditentukan bandar besar,” kata Kasat, tadi malam.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, pelaku dibawa ke Makopolresta Tasikmalaya. Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia tahun 2009 dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web