SKTM Palsu Beredar dalam PPDB SMK Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA- Pasca dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di salah satu SMK Negeri di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ditemukan dugaan beberapa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) palsu. Pihak sekolah terpaksa melakukan seleksi lebih ketat karena melebihi quota 20 persen.

Terungkapnya kasus ini setelah pihak sekolah melakukan pengecekan ke beberapa rumah calon peserta didik baru.

Ya, penerimaan calon PPDB di Kota Tasikmalaya diwarnai dugaan penyalahgunaan dokumen berupa SKTM bukan peruntukannya, Seperti terjadi di SMK Negeri 2 Kota Tasikmalaya, jalur SKTM dengan quota 20 persen atau sekitar 164 orang peserta didik baru, sejumlah dokumen SKTM diduga palsu.

Hasil seleksi administrasi yang dilakukan pihak sekolah, dokumen masuk berjumlah 204 calon peserta didik baru. Ya, lebihnya 40 orang calon peserta didik baru.

Agar tidak melanggar intruksi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, pihak sekolah menyeleksi kembali dengan cara melakukan pengecekan ke tempat tinggal pemegang SKTM calon peserta didik baru.

Hasilnya cukup mencengangkan, karena ditemukan beberapa pemegang SKTM tidak sesuai dengan faktanya.

Akhirnya pihak sekolah mengumpulkan oramg tua calon peserta didik dan meminta mereka untuk berbuat jujur terkait SKTM.

“Jika para orang tua calon peserta didik memalsukan SKTM guna meloloskan anaknya agar diterima, pihak sekolah mengancam kasusnya akan diserahkan ke aparat kepolisian,” kata Kepela SMK Negeri 2 Kota Tasikmalaya, Wawan, kepada wartawan, tadi siang.

Setelah pertemuan itu sekitar 40 siswa yang ikut jalur quota SKTM, berpindah ke jalur lain.

Dugaan pemalsuan SKTM ini ditenggarai bukan hanya di sekolah ini saja, tapi di beberapa SMA pavorit juga hal serupa ditemukan. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web