Tukang Becak Naik Haji. Kumpulkan Uang Rp 9 Juta Selama 6 Tahun

TASIKMALAYA – Dengan niat tulus dan usaha yang tak kenal lelah, seorang tukang becak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, siap berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Perjuangan Nono Siswanto mengumpulkan biaya untuk berangkat ke tanah suci ini hasil jerih payahnya menjadi tukang becak sejak 6 tahun lalu.

Panggilan untuk menunaikan ibadah haji bisa datang kepada siapa saja dan bukan hanya bagi mereka yang bergelimpang harta. Mereka yang hidup sederhana, tapi memiliki niat dan tekad kuat serta usaha tak kenal lelah bisa juga naik haji.

Hal inilah yang dilakukan Nono Siswanto (63), seorang pengayuh becak warga Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Nono tidak sendirian, dia juga mengajak Iis Gandawati (58), istrinya.

Panggilan untuk datang ke tanah suci bagi Nono tidaklah instan. Dia harus memeras keringat mengayuh becak dan banting tulang guna mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk uang muka daftar calon jemaah haji.

Meski penghasilan perharinya tidak lebih dari Rp 50 ribu, namun berkat niat gigih, hingga akhirnya bisa mengumpulkan uang senilai Rp 9 juta untuk mendaftarkan dirinya dan istri sebagai calon jemaah haji.

“Saya dan istri tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 92. Dan siap berangkat 24 Agustus tahun ini. Saya pun telah mempersiapkan segalanya, termasuk menghafal seluruh amalan beribadah haji serta mempersiapkan mental dan fisik agar mampu menjalankan seluruh rukun dan sunat ibadah haji,” kata Nono di kediamanya ketika ditemui Jabarklik.com, Senin (31/7) siang.

Nono berharap perjuangannya selama ini dengan mengayuh becak demi menjalankan ibadah haji bisa berjalan lancar. Dia juga berpesan bagi siapa saja yang serius ingin berangkat haji maka tidak hanya cukup dengan niat melainkan harus disertai ikhtiar disertai doa kepada Allah SWT.(DUY)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web