Walikota Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Gibas Unjuk Rasa di Beberapa Perkantoran

TASIKMALAYA- Paska Walikota Tasikmalaya, Jawa Barat, Budi Budiman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus yang mendera Yaya Purnomo, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menggelar unjuk rasa.

Dalam aksinya meski Walikota Tasikmalaya sebagai saksi, LSM ini meminta Budi Budiman mundur dari jabatannya. Selain itu pengunjuk rasa juga memasang spanduk berisi dukungan terhadap KPK atas diperiksanya Budi Budiman.

LSM Gabungan Inisiatif Barisan Siliwangi (Gibas) melakukan unjuk rasa ke beberapa perkantoran di Kota Tasikmalaya, Selasa (14/8/2018) siang. Aksi unjuk rasa ini berkaitan dengan paska Walikota Tasikmalaya Budi Budiman, diperiksa KPK.

Ya, Budi Budiman diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Kementerian Keuangan Yaya Purnomo, terkait dugaan suap Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2018.

Dalam aksinya massa memasang spanduk berisi dukungan KPK di depan Bale Kota Tasikmalaya. Selain itu massa juga melakukan orasi di depan di depan kantor Kejakasaan dan kantor Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Mereka meminta Budi Budiman mundur dari jabatannya dan mendesak Kepala Dinas Kesehatan untuk menemui pengunjuk rasa. Karena Kepala Dinas tidak kunjung keluar, akhirnya massa melakukan sweeping ke dalam kantor tersebut.

Beruntung aparat kepolisian segera turun tangan untuk menenangkan pengunjuk rasa dan melakukan mediasi. Dalam pengawalan ketat aparat kepolisian, kepala dinas menemui pengunjuk rasa.

Wakil Ketua Gibas Tasikmalaya Dede Puja Wibawa, meminta pemerintahan Kota Tasikmalaya bersih dari korupsi dan tidak tersangkut kasus pidana apapun.

Setelah ditemui Kepala Dinas, pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. (SZM)***

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web