Mie Udin Nusantara Sukabumi Habiskan 100 Kg Mie Tiap Akhir Pekan

Penulis: Aditya Nugraha  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 18:39:34 WIB
Mie Udin Nusantara Sukabumi menghabiskan 100 kilogram mie setiap akhir pekan untuk memenuhi permintaan pelanggan.

SUKABUMI — Kota Sukabumi memiliki ikon kuliner legendaris yang tetap bertahan melintasi zaman, yakni Mie Goreng Mang Udin Nusantara. Berdiri sejak 1978, usaha ini menjadi rujukan utama bagi penikmat kuliner tradisional di Jawa Barat.

Kini usaha tersebut dikelola oleh generasi ketiga, Ramdan Taufik Hidayat. Ia melanjutkan tongkat estafet yang dirintis kakeknya, Udin Syamsudin, bersama sang ayah, Dudi Supardi, dari sebuah gerobak sederhana di lokasi yang sama sejak puluhan tahun lalu.

“Awalnya hanya berjualan dengan gerobak sederhana, tapi tetap di lokasi yang sama. Dari situlah mulai dikenal dan terus berkembang sampai sekarang,” ungkap Ramdan kepada wartawan, Sabtu (2/5).

Warisan Tiga Generasi dan Lonjakan Omzet Akhir Pekan

Perjalanan Mie Udin Nusantara dimulai dari ketekunan keluarga dalam menjaga resep asli. Meski industri kuliner modern terus tumbuh di Sukabumi, lokasi berjualan tetap dipertahankan demi menjaga memori kolektif para pelanggan setia.

Ramdan mengungkapkan bahwa permintaan masyarakat terhadap mie goreng racikannya sangat tinggi. Dalam operasional harian, kedai ini rata-rata menghabiskan 40 kilogram mie untuk memenuhi pesanan pelanggan yang datang silih berganti.

Lonjakan signifikan biasanya terjadi saat memasuki masa libur panjang. Volume bahan baku yang diolah bisa meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa untuk melayani antrean pembeli.

“Angka tersebut bisa meningkat drastis saat akhir pekan maupun hari besar, bahkan mencapai 100 kilogram,” jelas Ramdan.

Teknik Memasak Flambe dan Daya Tarik Porsi Kuli

Keunggulan utama Mie Udin Nusantara terletak pada teknik memasaknya yang menggunakan api besar atau flambe. Proses ini menciptakan sentuhan asap yang kuat dan tekstur mie kenyal yang sulit ditemukan di tempat lain.

Selain aroma, porsi yang disajikan dikenal sangat besar atau sering disebut masyarakat sebagai 'porsi kuli'. Setiap piring dilengkapi dengan potongan ayam berukuran besar serta sayuran segar yang melimpah sebagai pelengkap.

“Ciri khasnya ada di tekstur mie dan cara masaknya yang menggunakan api besar, jadi ada aroma smoky yang kuat,” kata Ramdan menjelaskan rahasia dapur warisannya.

Konsistensi Rasa yang Menjaga Loyalitas Pelanggan

Loyalitas pelanggan menjadi bukti nyata kualitas rasa yang tidak memudar. Banyak warga lokal maupun wisatawan luar daerah sengaja datang untuk bernostalgia dengan cita rasa mie goreng yang otentik ini.

Andri (28), salah satu pelanggan setia, mengaku sudah lama menjadikan tempat ini sebagai pilihan utama. Baginya, konsistensi rasa selama bertahun-tahun menjadi alasan utama mengapa ia terus kembali berkunjung.

“Rasanya dari dulu tidak berubah, porsinya besar dan bikin puas. Ini bukan sekadar makan, tapi sudah jadi pengalaman kuliner khas Sukabumi,” ujar Andri.

Keberadaan Mie Udin Nusantara kini telah menjelma menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Sukabumi. Konsistensi dalam menjaga kualitas bahan dan cara pengolahan tradisional membuat warisan tiga generasi ini tetap relevan bagi penikmat makanan lintas usia.

Reporter: Aditya Nugraha
Back to top