SUKABUMI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Selasa (5/5/2026). Secara umum, cuaca di Tanah Pasundan akan didominasi oleh kondisi berawan pada pagi hari sebelum beralih ke hujan dengan intensitas ringan hingga sedang saat memasuki siang dan sore hari.
Untuk wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, BMKG memprediksi cuaca berawan akan menyelimuti daerah ini sejak pagi pukul 07.00 WIB. Namun, warga yang berencana melakukan aktivitas luar ruangan pada siang hari perlu waspada karena potensi hujan mulai muncul setelah tengah hari.
Berdasarkan data prakiraan cuaca, wilayah Sukabumi Raya akan mengalami transisi cuaca yang cukup signifikan dalam satu hari. Setelah pagi yang berawan, hujan diprediksi turun merata di wilayah kota maupun kabupaten pada rentang waktu pukul 13.00 hingga 19.00 WIB.
Memasuki malam hari, intensitas hujan di Sukabumi diperkirakan mereda. Cuaca akan kembali berawan mulai pukul 19.00 WIB hingga dini hari. Suhu udara dan kelembapan diprediksi berada dalam rentang normal untuk wilayah pegunungan dan pesisir selatan Jawa Barat.
Meskipun sebagian besar Jawa Barat mengawali hari dengan langit berawan, BMKG memberikan peringatan dini untuk beberapa wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebih awal. Empat kabupaten diprediksi sudah mengalami hujan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.
Berikut adalah wilayah yang berpotensi hujan pada pagi hari:
Sementara itu, daerah padat penduduk lainnya seperti Bandung Raya, Bogor, Depok, dan wilayah Priangan Timur seperti Tasikmalaya dan Ciamis, diprediksi tetap berawan pada pagi hari sebelum menyusul hujan di siang hari.
Memasuki waktu istirahat atau malam hari, langit di hampir seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat akan kembali berawan. Hanya ada satu wilayah yang diprediksi masih bertahan dengan kondisi hujan pada malam hari, yakni Kabupaten Pangandaran.
Pada dini hari, cuaca berawan diprakirakan merata di seluruh wilayah Jabar. Namun, terdapat pengecualian untuk wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang yang berpotensi kembali diguyur hujan menjelang subuh.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui saluran resmi. Perubahan cuaca lokal yang mendadak sering terjadi, terutama di wilayah dengan topografi pegunungan seperti Jawa Barat bagian tengah dan selatan.