CIMAHI — Operasi gabungan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang digelar Pemerintah Kota Cimahi pada Kamis (7/5/2026) di halaman kantor Samsat Cimahi memiliki dua target strategis. Pertama, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan. Kedua, mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor opsen PKB yang menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan kota.
Guna mempermudah proses pembayaran, Pemkot menerapkan sistem layanan tanpa turun dari kendaraan pada operasi kali ini. Warga dapat menghentikan kendaraan di titik-titik yang telah disiapkan di halaman Samsat dan langsung melakukan transaksi pembayaran pajak tanpa perlu keluar dari mobil atau motor mereka. Skema ini dirancang untuk menekan hambatan administratif yang biasanya menjadi alasan warga menunda atau mengabaikan kewajiban pajak.
Operasi gabungan ini merupakan bagian dari strategi Pemkot untuk memastikan penerimaan pajak kendaraan tidak tertunda. Sektor opsen PKB diakui sebagai komponen penting dalam struktur PAD Cimahi, mengingat tingginya jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di wilayah perkotaan ini. Dengan mendekatkan layanan pembayaran kepada masyarakat dan menerapkan sistem yang ramah pengguna, Pemkot berharap kepatuhan membayar pajak secara tepat waktu akan meningkat signifikan.
Melalui pendekatan ini, Pemerintah Kota Cimahi menunjukkan komitmen untuk menciptakan ekosistem perpajakan yang transparan dan aksesibel bagi warga, sambil tetap menjaga sustainability penerimaan daerah untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Cimahi.