Pendaki Asal Jawa Barat Meninggal di Gunung Rinjani, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:41:01 WIB
Tim evakuasi gabungan segera melakukan penyelamatan pendaki yang kolaps di Gunung Rinjani.

JAWA BARAT — Peristiwa ini terjadi pada Kamis (14/5/2026) sore, saat rombongan korban tengah dalam perjalanan menuju Pelawangan Sembalun. Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Budy Kurniawan, mengonfirmasi bahwa tim gabungan dari TNGR dan Emergency Medical Handling Center (EMHC) langsung melakukan evakuasi setelah menerima laporan.

Kronologi Singkat: Hujan Reda, lalu Kolaps

Menurut Budy, rombongan korban sempat berteduh di Pos 4 jalur Sembalun karena hujan deras. Sekitar pukul 16.00 Wita, hujan mulai reda dan mereka melanjutkan perjalanan.

Baru sekitar 15 menit berjalan, korban membuka jas hujannya, lalu beberapa langkah kemudian menunduk dan terjatuh pingsan. “Guide yang mendampingi langsung memberikan pertolongan pertama dengan memanggil korban, tetapi tidak mendapat respons,” ujar Budy dalam keterangan resmi.

Upaya Penyelamatan dan Peran Dokter di Lokasi

Keberadaan seorang dokter yang kebetulan sedang mendaki di lokasi yang sama menjadi titik krusial. Dokter tersebut segera memberikan penanganan medis darurat, termasuk proses resusitasi jantung paru (RJP) karena korban di

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: holopis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top