Gol Sundulan Julio Cesar di Injury Time Bawa Persib Bandung Kalahkan PSM Makassar 2-1, Umuh Muchtar: Ini Laga Final

Penulis: Candra Setiabudi  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 03:51:01 WIB
Julio Cesar mencetak gol sundulan di injury time membawa Persib Bandung unggul 2-1 atas PSM Makassar.

JAWA BARAT — Laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 antara PSM Makassar dan Persib Bandung berlangsung sengit di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026) malam. Skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu baru benar-benar dipastikan setelah sundulan Julio Cesar memanfaatkan umpan sepak pojok Thom Haye di menit akhir injury time.

Kemenangan ini membuat Persib hanya butuh hasil imbang di laga terakhir melawan Persijap Jepara untuk memastikan gelar juara. Namun, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menolak bersikap santai.

Umuh Muchtar: "Saya Anggap Final"

Umuh Muchtar menyebut laga kontra PSM Makassar sebagai partai final bagi Persib musim ini. Ia mengaku sudah memberikan instruksi tegas kepada pemain sebelum pertandingan.

“Memang luar biasa. Kemarin itu seperti final, saya anggap final. Saya bilang kepada anak-anak, hari ini kalian final, tidak ada tawar-menawar. Jangan sampai draw, apalagi kalah,” tegas Umuh Muchtar, Senin (18/5/2026).

Semangat juang pemain tetap menyala meski Persib tidak didampingi pelatih Bojan Hodak yang pulang ke Kroasia karena ibunda tercintanya meninggal. “Walaupun gol kemenangan datang pada menit-menit akhir, justru itu yang membuat semua pemain dan Bobotoh merasa sangat puas,” imbuh pria berusia 77 tahun itu.

Berangkat dalam Kondisi Sakit, Umuh Sempat Terpancing Emosi

Di balik kemenangan tersebut, Umuh Muchtar mengungkap perjuangannya mendampingi tim ke Makassar. Ia berangkat dalam kondisi kurang sehat, bahkan tiket perjalanan belum tersedia saat ia memutuskan ikut pada siang hari.

“Saya berangkat ke Makassar dalam keadaan sakit. Jam 10 siang baru menelepon staf untuk ikut, padahal tiket juga belum ada. Alhamdulillah akhirnya bisa berangkat ke Makassar. Memang sangat melelahkan, tetapi semuanya terbayar dengan kegembiraan luar biasa,” jelas Umuh.

Usai pertandingan, Umuh mengaku sempat terbawa emosi saat terjadi kericuhan kecil di pinggir lapangan. “Semua saat itu panik dan emosional. Saya juga ikut terpancing karena pengambilan bola sempat terhambat,” ucapnya. Namun, suasana mencair setelah keluar stadion. Ia bahkan terharu dengan sambutan hangat Bobotoh Persib di Makassar yang meminta foto bersama.

Larang Euforia, Target Menang di Laga Pamungkas

Meski peluang juara terbuka lebar, Umuh Muchtar meminta pemain tidak larut dalam euforia. Ia menegaskan perjuangan belum selesai dan laga terakhir melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, tetap harus dimenangkan.

“Saya sudah bilang ke pemain, jangan dulu euforia karena perjuangan belum selesai. Memang peluang sudah 90 atau 99 persen, tapi tetap ada tanda bahaya kalau sampai kalah. Draw mungkin aman, tapi saya juga tidak berharap seri. Pertandingan terakhir tetap harus dimenangkan,” tegas Umuh.

Rencana perayaan juara sudah disiapkan, termasuk konvoi dari Gedung Sate menuju Braga dan Gedung Merdeka Asia Afrika. Namun, Umuh menekankan semua itu masih sebatas rencana dan bergantung pada hasil laga penutup musim nanti.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: bola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top