JAWA BARAT — Momen bersejarah ini menandai pembuktian nyata dari teknologi Blade Battery generasi kedua dan infrastruktur pengisian daya cepat yang sedang digeber oleh BYD. Perjalanan ekstrem melintasi jalur bebas hambatan terbesar di China tersebut menjadi panggung pembuktian bahwa kecemasan akan jarak tempuh kini bukan lagi masalah bagi kendaraan listrik.
Urutan kronologi dimulai pada Kamis (16/5), saat Lu Tian selaku General Manager Dynasty Series BYD melepas unit Song Ultra EV untuk memulai ekspedisi masif ini. Rute yang dipilih tidak main-main, yaitu Jalan Tol Lianyungang-Khorgos yang membentang dari wilayah timur hingga ujung barat China.
Selama empat hari penuh, SUV listrik ini menghadapi berbagai tantangan medan dan cuaca di sepanjang jalur sepanjang 4.395 kilometer tersebut. Hingga akhirnya pada Rabu (20/5), Lu Tian mengonfirmasi bahwa unit uji coba telah tiba dengan selamat di kota Kaifeng, Provinsi Henan, yang merupakan kota bersejarah dinasti Song.
Keberhasilan ekspedisi ini ditopang oleh arsitektur kelistrikan terbaru BYD yang mendukung pengisian daya ultra-cepat. Berkat teknologi Flash Charging, baterai Song Ultra EV dapat terisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu 5 menit.
Untuk pengisian hingga 97 persen, mobil ini hanya membutuhkan waktu 9 menit dalam kondisi suhu normal. Bahkan saat diuji pada suhu ekstrem dingin mencapai minus 30 derajat Celsius, proses pengisian daya baterai hanya melar menjadi 12 menit saja.
Kemampuan adaptasi suhu ekstrem ini berasal dari Blade Battery 2.0 yang tertanam di lantai kabin. Konsumen diberikan dua pilihan kapasitas baterai, yakni 68,4 kWh dengan jarak tempuh 605 kilometer dan 82,7 kWh yang sanggup melaju hingga 710 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.
Keberhasilan perjalanan lintas benua mini ini tidak lepas dari masifnya pembangunan stasiun pengisian daya mandiri oleh BYD. Hingga pertengahan Mei, pabrikan asal Shenzhen ini telah mengoperasikan 5.979 stasiun Flash Charging yang tersebar di 312 kota di China, termasuk di area istirahat jalan tol.
Setelah sukses menguasai pasar domestik, BYD berencana memboyong infrastruktur pengisian daya cepat ini ke pasar Eropa dan wilayah global lainnya mulai akhir tahun ini. Langkah ekspansi global tersebut diperkirakan akan memperkuat posisi tawar produk mereka di luar negeri.
Di pasar domestik sendiri, Song Ultra EV mendapat sambutan luar biasa dengan membukukan 61.240 surat pemesanan kendaraan hanya dalam waktu satu bulan sejak peluncuran resminya pada akhir Maret lalu. Angka pemesanan yang tinggi ini didorong oleh harga jual yang kompetitif, berkisar antara 151.900 yuan hingga 179.900 yuan atau setara Rp 352 juta hingga Rp 416 juta.